<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124916">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MARINASI GULA LONTAR CAIR (BORASSUS FLABELLIFER) PADA DAGING AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP SUSUT MASAK, DAYA AWET, DAN KEEMPUKAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tengku Siti Nur Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daging ayam petelur afkir kaya akan kandungan protein yaitu sebesar 25,4% namun jumlah kolagen pada ayam petelur afkir mengalami peningkatan yang mengakibatkan jaringan pada daging juga semakin banyak dan terikat, sehingga sebagian besar konsumen kurang menyukai daging ayam petelur afkir dikarenakan alot (keras). Untuk meningkatkan tingkat keempukan dan menjaga kualitas daging perlu dilakukan pengolahan. Salah satunya adalah dengan melakukan metode pengawetan yaitu proses marinasi menggunakan gula lontar cair. Adanya penambahan kadar gula ke dalam bahan pangan mengakibatkan air yang terkandung di dalam bahan pangan tersebut menjadi terikat sehingga bahan pangan mengalami keempukan dan tidak cepat mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses marinasi menggunakan gula lontar cair terhadap susut masak, daya awet, dan keempukan.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Daging Departemen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2023 hingga Januari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan (lama perendaman) dan 5 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan dengan lama perendaman yang berbeda. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (tanpa penambahan gula lontar cair), P1 (marinasi selama 2 jam), P2 (marinasi selama 5 jam), dan P3 (marinasi selama 8 jam). Parameter yang diuji yaitu susut masak, daya awet dan keempukan pada daging.&#13;
Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa marinasi daging ayam petelur afkir dengan gula lontar cair berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124916</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 15:30:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 17:15:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>