KAJIAN PENDAPATAN MENURUT SYARIAT ISLAM PADA PERBANKAN INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN PENDAPATAN MENURUT SYARIAT ISLAM PADA PERBANKAN INDONESIA


Pengarang

Hamdani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0211320056

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pendapatan adalah darah kehidupan dari suatu perusahaan. Tanpa ada pendapatan
perusahaan tidak akan menghasilkan laba. Sedangkan tanpa laba perusahaan tidak akan
dapat bertahan. Bank Syariah melandaskan operasinya pada prinsip-prinsip ekonomi
Islam dalam meningkatkan kesejahtraan ekonomi masyarakat dan bank syariah
menjalankan operasinya tidak menggunakan system bunga sebagai dasar penentuan
imbalan atas jasa-jasa pembiayaanya.
Penulisan TGA ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengakuan pendapatan
pada perusahaan perbankan Indonesia apakah telah sesuai dengan Syariat Islam.
Berhubung makin banyaknya Bank Syariah yang telah didirikan sehingga diperlukan
pembahasan mengapa perlunya bank berdasarkan Syariat Islam.
Karena penelitian ini bersifat deskriptif deduktif, maka data yang diperlukan
dalam TGA ini diperoleh dari perpustakaan dengan mengambil referensi yang
berhubungan dengan masalah yang dibahas ditambah dengan hasil observasi dan
wawancara yang dilakukan responden terkait.
Dari penelitian yang telah dilakukan penulis bahwa pendapatan operasional
perbankan Indonesia terdiri dari pendapatan bunga, pendapatan komisi dan provisi,
pendapatan karena transaksi devisa dan pendapatan rupa-rupa.
Dari penelitian ini penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa pengakuan
pendapatan yang sesuai dengan syariat Islam adalah dengan metode Cash Basis, dan
pendapatan pada perusahaan perbankan berdasarkan kajian Syariat Islam hanya
pendapatan jenis bunga yang dilarang keras dalam Islam sedangkan pendapatan lainnya
berupa provisi dan komisi, transaksi devisa dan pendapatan rupa-rupa tidak bertentangan
dengan Syariat Islam. Penulis hanya menyarankan kepada bankir Islam dan kaum
muslimin pada umumnya supaya memperhatikan kembali anjuran Allah dan Rasul untuk
mengkaji lebih mendalam hal-hal yang berhubungan dengan masalah perbankan dalam
Syariat Islam, karena perbankan merupakan denyut nadi perekonomian manusia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK