EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI BAWANG PUTIHRN(ALLIUM SATIVUM L) TERHADAP PERKEMBANGAN DANRNMORTALITAS CROCIDOLOMIA PAVONANA F.RNPADA TANAMAN SAWI. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI BAWANG PUTIHRN(ALLIUM SATIVUM L) TERHADAP PERKEMBANGAN DANRNMORTALITAS CROCIDOLOMIA PAVONANA F.RNPADA TANAMAN SAWI.


Pengarang

Erlan Aan Suriansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051311736

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Erlan Aan Suriansyah, 0051311736. Efektivitas Ekstrak Umbi Bawang Putih
(Allium sativum L.) Terhadap Perkembangan dan Mortalitas Crocidolomia pavonana pada
Tanaman Sawi. Dibawah bimbingan Hasnah, selaku ketua dan M. Ilyas Abubakar selaku
anggota.
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi yang efektif dari ekstrak umbi
bawang putih untuk mengendalikan C. pavonana. Penelitian ini dilaksanakan di kebun
percobaan dan laboratorium Hama Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian
dimulai sejak bulan Oktober 2005 sampai Juni 2006
Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 7
kisaran konsentrasi, kisaran konsentrasi yang digunakan disusun berdasarkan nilai LC so yang
diperoleh yaitu 20.69. ml/l larutan atau 20,69 persen. Konsentrasi yang dicobakan 10, 20, 30,
40, 50, 60 dan 70 ml/1 larutan. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Seluruh data
hasil pengamatan pada setiap peubah dihitung dengan analisis ragam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak umbi bawang putih efektif untuk
mengendalikan C. pavonana. Mortalitas larva tertinggi pada 3 HSA adalah 97,5 persen
dijumpai pada konsentrasi 70 ml/l larutan. Rata-rata kecepatan waktu kematian larva setelah
aplikasi ekstrak umbi bawang putih menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata antar
perlakuan, hal ini membuktikan bahwa ekstrak umbi bawang putih dengan konsentrasi
rendah yaitu 10 ml/l larutan sudah menimbulkan kematian dalam jangka waktu 1.640 hari.
Rata-rata persentase pupa yang terbentuk terendah 2,5 persen dijumpai pada konsentrasi 70
ml/l larutan dan yang tertinggi adalah 50 persen terdapat pada konsentrasi 10 ml/1 larutan.
Persentase imago tertinggi dijumpai pada konsentrasi 10 ml/l larutan yaitu 25 persen dan
tidak dijumpai imago yang muncul pada konsentrasi 60, 70 ml/l larutan. Persentase luas daun
yang terserang oleh larva yang paling rendah dijumpai pada konsentrasi 70 ml/1 larutan yaitu
0.6975 persen dan luas daun terserang tertinggi dijumpai pada 10.ml/l ekstrak umbi bawang
putih, yaitu 29,9225 persen.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK