KEEFEKTIFAN MOLUSKISIDA BERBAHAN AKTIF NIKLOSAMIDA TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS ( POMACEA CANALICULATA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEEFEKTIFAN MOLUSKISIDA BERBAHAN AKTIF NIKLOSAMIDA TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS ( POMACEA CANALICULATA)


Pengarang

0605103010049 - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

Eka Putra

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

EKA PUTRA. 0605103010049. Keefektifan Moluskisida Berbahan Aktif
Niklosamida Terhadap Mortalitas Keong mas (Pomacea canaliculata). (di
bawah bimbingan Dr. Ir. Husni, M.Agric.Se sebagai ketua dan Ir. Hasnah,
M.P sebagai anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang efektif
moluskisida berbahan aktif niklosamida terhadap mortalitas keong mas Pomacea
canaliculata. Penelitian dilaksanakan sejak November 2010 hingga Februari 2011
di Desa Jeulingke Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola rancangan
acak lengkap (RAL) non faktorial dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan
yaitu KO (kontrol), K1 (0,25 ml/l), K2 (0,50 ml/l), K3 (0,75 ml/l), K4 (1,00 ml/l),
K5 (1,25 ml/l) dan K6 (1,50 ml/l). Peubah yang diamati adalah laju konsumsi,
persentase mortalitas, dan kecepatan waktu kematian keong mas.
Tahap awal penelitian ini adalah mengambil telur keong mas di areal
persawahan Desa Tungkop. Telur keong mas tersebut dimasukkan di dalam ember
plastik hitam berukuran tinggi 30 cm dan diameter 30 cm dan diletakkan di dalam
rumah. Setelah menetas, keong mas muda diberi pakan daun kangkung segar dan
pakan tersebut diganti setiap hari. Setelah keong mas tersebut dewasa, kemudian
bertelur, dan menghasilkan keturunan (FI) yang berumur sekitar 60 hari, baru
digunakan untuk penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi moluskisida niklosamida
berpengaruh terhadap laju konsumsi, mortalitas dan waktu kematian keong mas.
Penggunaan konsentrasi 0,25 ml/1 telah mampu menekan laju konsumsi keong
mas yang tidak berbeda dengan konsentrasi yang paling tinggi yaitu 1,5 ml/l.
Mortalitas keong mas 100% terjadi pada konsentrasi 1,5 ml/l pada 6 JSA, diikuti
konsentrasi 1,25 ml/1, 1,0 ml/1, 0,75 ml/l, 0,50 ml/l, dan mortalitas 100% yang
terahir adalah konsentrasi 0,5 ml/l yaitu pada 13 JSA. Waktu kematian keong mas
tercepat terjadi pada konsentrasi 1,5 ml/l yaitu 3,60 jam, diikuti konsentrasi 1,25
ml/l, 1,0 ml/1, 0,75 ml/1, 0,50 ml/l dan 0,25 ml/l dengan waktu masing-masing
yaitu 3,93 jam, 5,08 jam, 6,75 jam, 7,93 jam, dan 9,08.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK