<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124828">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN WAVELET COHERENCE DAN KAUSALITAS GRANGER DALAM MENGIDENTIFIKASI HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DAN PM2.5 DI KOTA MEDAN.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TIARA PUTRI ADLINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis wavelet coherence dan uji kausalitas Granger berbasis wavelet merupakan teknik dalam analisis time series yang dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel pada skala waktu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor iklim dan konsentrasi PM2.5 di Kota Medan. Dengan menganalisis keterkaitan antara variabel faktor iklim dengan PM2.5, penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam pengembangan strategi peningkatan kualitas udara. Penelitian ini menggunakan data konsentrasi PM2.5 dan faktor iklim harian di Kota Medan sepanjang tahun 2023. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik wavelet coherence dan uji kausalitas Granger berbasis wavelet. Total data yang digunakan adalah 2.190 data yang terdiri dari 365 observasi dengan enam variabel utama: temperatur rata-rata, kelembapan rata-rata, curah hujan rata-rata, kecepatan angin rata-rata, lamanya penyinaran matahari, dan PM2.5. Penelitian ini mengelompokkan data berdasarkan skala waktu jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengamati pola korelasi yang berbeda-beda. Analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara faktor iklim dengan konsentrasi PM2.5 pada berbagai skala waktu. Variabilitas hubungan ini mengindikasikan bahwa perubahan faktor iklim berkontribusi dalam menyebabkan penyebaran PM2.5, begitu juga sebaliknya secara tidak konsisten, tergantung pada kondisi dan periode waktu yang dipertimbangkan. Namun, uji kausalitas Granger berbasis wavelet menunjukkan bahwa variabel faktor iklim yang konsisten berhubungan dengan PM2.5 adalah lamanya penyinaran matahari. Penelitian ini mengkonfirmasi adanya hubungan dinamis antara faktor iklim dan konsentrasi PM2.5 di Kota Medan. Peristiwa ini mengartikan bahwa PM2.5 di Kota Medan perlu dilakukan pengawasan khusus untuk mencegah terjadinya polusi udara yang terus meningkat. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan faktor iklim dengan PM2.5 dan membantu dalam formulasi kebijakan lingkungan yang lebih efektif di masa depan. &#13;
&#13;
Kata kunci: PM2.5, Faktor Iklim, Wavelet Coherence, Kota Medan, Kualitas Udara&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124828</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 10:01:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 11:17:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>