<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124814">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROGRAM RUMOH GIZI GAMPONG TERHADAP UPAYA PENURUNAN ANGKA STUNTING DI GAMPONG JAWA, KECAMATAN KUTA RAJA, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aja Syarifah Nur Asri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Stunting pada balita menjadi masalah utama di Indonesia. Aceh memegang peringkat kelima pada tahun 2022, pravalensi stunting di Banda Aceh berada pada angka 25,1%. Program Rumoh Gizi Gampong adalah program nasional yang bertujuan menurunkan angka stunting program ini telah diluncurkan sejak November 2020 di Gampong Jawa namun menurut data Puskesmas Lampaseh, Gampong Jawa kecamatan Kuta Raja masih memiliki banyak anak stunting yaitu 23 orang pada tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana pemberdayaan Program Rumoh Gizi Gampong terhadap upaya penurunan angka stunting di Gampong Jawa. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan Program Rumoh Gizi Gampong dalam menurunkan angka stunting di Gampong Jawa belum sepenuhnya berjalan maksimal karena dari empat aspek pemberdayaan masyarakat yang dikemukakan Robert Chambers (berpusat pada masyarakat, partisipasi, memberdayakan, dan berkelanjutan) hanya satu aspek yang terpenuhi secara maksimal yaitu aspek berpusat pada masyarakat, terlihat Program Rumoh Gizi Gampong rutin memberikan sosialisasi kepada orang tua yang memiliki anak stunting agar mendapatkan ilmu pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan stunting pada anak. Sedangkan tiga aspek lainnya belum terpenuhi secara maksimal, terlebih lagi aspek keberlanjutan, masyarakat belum mampu menjalankan dalam kehidupan sehari ilmu yang telah di edukasikan selama mengikuti program RGG karena berbagai faktor seperti faktor ekonomi, faktor pola asuh, akses terhadap pelayanan kesehatan dan faktor sanitasi. &#13;
 &#13;
Kata kunci : Stunting, Pemberdayaan, Sosialisasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124814</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 01:30:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 10:07:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>