<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124791">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI  GAS METANA 					  MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ-4  PADA LIMBAH 					  FESES SAPI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYAHRIAL SYUKUR HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gas metana merupakan salah satu jenis gas yang tidak berwarna dan tidak  berbau, terdiri dari satu atom karbon dan empat atom hidrogen (CH4). Kadar gas metana yang tinggi dapat menyebabkan berkurangnya kadar oksigen di atmosfer bumi dan juga dapat mengakibatkan ledakan karena gas metana bersifat mudah terbakar. Limbah feses sapi merupakan salah satu yang dapat menghasilkan gas metana, penanganan yang tepat pada limbah feses sapi dapat dimanfaatkan sebagai penghasil gas metana sebagai bahan bakar. Penelitian ini mengembangkan sistem pengukuran kadar gas metana menggunakan sensor MQ-4  yang dilakukan pada limbah feses sapi dengan memvariasikan berat pada feses sapi, yang bertujuan untuk mengetahui akurasi dari sensor MQ-4 dengan membandingkan prototipe yang dibuat terhadap alat acuan SW-733A. Tempat penyimpanan feses sapi menggunakan galon air dengan ukuran tinggi 50 cm dan diameter 26 cm. Kadar gas metana yang diukur menggunakan sensor gas MQ-4 selama 7 hari pada limbah feses sapi 1, 2, dan 3 kg sebesar 217-1381 ppm, 355-2141 ppm, dan 534-3345 ppm. Sedangkan kadar gas metana yang diukur menggunakan alat acuan selama 7 hari pada limbah feses sapi 1, 2, dan 3 kg sebesar 220-1389 ppm, 374-2182 ppm, dan  537-3399 ppm. Persentase galat yang dihasilkan pada penyimpanan feses sapi dengan konsentrasi feses sapi 1, 2, dan 3 kg sebesar 0,44%-1,50%, 0,56%-5,08%, dan  0,40%-3,52%. Persentase galat paling kecil sebesar 0,40% dan paling besar diperoleh 5,08%. Sistem  yang dibuat berhasil mengukur kadar gas metana dengan sensor MQ-4 pada limbah feses sapi dan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem yang dibuat memiliki akurasi 94,92% sampai dengan 99,60%.&#13;
Kata Kunci: Arduino Nano, Gas Metana, Sensor MQ-4, Feses  Sapi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124791</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-11 16:58:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 09:02:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>