Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
BENTUK PELAMINAN ACEH PIDIE DI KAMPONG GAROT KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE
Pengarang
Sajida Mainur - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006102060007
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: bentuk, pelaminan, Aceh Pidie.
Penelitian yang berjudul “Bentuk Pelaminan Aceh Pidie di kampong Garot Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Pidie” ini mengangkat masalah bagaimanakah bentuk pelaminan Aceh Pidie. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelaminan Aceh Pidie. Sumber data dan Lokasi dalam penelitian ini adalah Tokoh masyarakat yang mengerti bentuk pelaminan Aceh Pidie,dan tokoh masyarakat yang memproduksi kasab pelaminan Aceh Pidie. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi, data display, data verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan pelaminan Aceh Pidie di kampong Garot Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Pidie adalah satu-satunya pelaminan yang masih menjaga keasliannya. Struktur bentuknya memiliki 20 unsur di dalam strukturnya yaitu tabeng (tabing), langet-langet (langit-langit), biku-biku (rumbai biku), rangka, ayu-ayu (rumbai ayu), sepre bangku (seprei bangku), tiang, boh kelambu (buah kelambu), pinto gadong (pintu gadung), dalansi (kain belakang), tika duek (tikar duduk), guleng tampok (guling panjang), aneuk tangga (anak tangga), dasi, bantai kursi (bantal kursi), seuhab (lapisan hidang), kipah (kipas), ayu-ayu daloeng (rumbai-rumbai hidang) dan tutup daloeng (tutup hidang). Diantara 20 unsur ini, ada yang sudah jarang digunakan, salah satunya adalah Guleng tampok, bahkan ada beberapa yang tidak digunakan lagi atau sudah hilang, seperti tirai-tirai atap, boh kelambu dan langet-langet. Warna yang terdapat di dalam pelaminan ini adalah warna merah, kuning, hijau, dan hitam.
Tidak Tersedia Deskripsi
WANPRESTASI PERJANJIAN GALA UMONG DENGAN EMAS MENURUT HUKUM ADAT (SUATU PENELITIAN DI KEMUKIMAN GAROT KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE) (Aan Maulana, 2024)
DAMPAK PEMBERONTAKAN DI/TII ACEH TERHADAP PERKEMBANGAN PASAR TRADISIONAL KEUDE GAROT KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE, 1953 – 1994 (TEUKU MUNAWAR, 2022)
KUPIAH MEUKEUTOP DI DESA GAROT CUT KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE (PERKEMBANGAN BENTUK) (Eka Fitriawati, 2021)
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PENGETAHUAN GIZI PRAKTIS IBU RUMAH TANGGA DALAM MENYIAPKAN MAKANAN SEHAT KELUARGA (STUDI DI KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE) (Ulfa Nizar, 2022)
PERENCANAAN JARINGAN AIR MINUM UNTUK KAWASAN ZONA PRIORITAS BERDASARKAN RISPAM KABUPATEN PIDIE (GERAL MIDYEN, 2019)