<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12479">
 <titleInfo>
  <title>BENTUK PELAMINAN ACEH PIDIE DI KAMPONG GAROT KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sajida Mainur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata Kunci: bentuk, pelaminan, Aceh Pidie.&#13;
&#13;
Penelitian yang berjudul “Bentuk Pelaminan Aceh Pidie di kampong Garot Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Pidie” ini mengangkat masalah bagaimanakah bentuk pelaminan Aceh Pidie. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelaminan Aceh Pidie. Sumber data dan Lokasi dalam penelitian ini adalah Tokoh masyarakat yang mengerti bentuk pelaminan Aceh Pidie,dan tokoh masyarakat yang memproduksi kasab pelaminan Aceh Pidie. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi, data display, data verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan pelaminan Aceh Pidie di kampong Garot Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Pidie adalah satu-satunya pelaminan yang masih menjaga keasliannya. Struktur bentuknya memiliki 20 unsur di dalam strukturnya yaitu tabeng (tabing), langet-langet (langit-langit), biku-biku (rumbai biku), rangka, ayu-ayu (rumbai ayu), sepre bangku (seprei bangku), tiang, boh kelambu (buah kelambu), pinto gadong (pintu gadung), dalansi (kain belakang), tika duek (tikar duduk), guleng tampok (guling panjang), aneuk tangga (anak tangga), dasi, bantai kursi (bantal kursi), seuhab (lapisan hidang), kipah (kipas), ayu-ayu daloeng (rumbai-rumbai hidang) dan  tutup daloeng (tutup hidang). Diantara 20 unsur ini, ada yang sudah jarang digunakan, salah satunya adalah Guleng tampok, bahkan ada beberapa yang tidak digunakan lagi atau sudah hilang, seperti tirai-tirai atap, boh kelambu dan langet-langet.  Warna yang terdapat di dalam pelaminan ini adalah warna merah, kuning, hijau, dan hitam. &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MARRIAGE - CUSTOMS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12479</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-02-12 13:52:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-26 09:49:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>