<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124747">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATING DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nala Violanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Picky eating masih menjadi masalah utama dalam nutrisi anak. Perilaku picky eating dapat menghambat pertumbuhan anak dan berpotensi mengalami stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku picky eating pada aspek makan dalam jumlah kecil dan variasi makanan terbatas (perilaku neophobia, penolakan kelompok makanan tertentu, dan kecenderungan memilih penyajian makanan) terhadap kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional study. Popolasi penelitian ini adalah ibu dan balita dengan sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Picky Eating Behavior Questionnaire (PEBQ). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan makan dalam jumlah kecil dengan kejadian stunting (p-value 0,000), ada hubungan perilaku neophobia dengan kejadian stunting (p-value 0,000), ada hubungan penolakan kelompok makanan tertentu dengan kejadian stunting (p-value 0,000), dan ada hubungan kecenderungan memilih penyajian makanan dengan  kejadian stunting (p-value 0,000). Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan di posyandu yang berfokus tentang cara mengolah makanan murah dan bervariasi yang bergizi. Selanjutnya orang tua diharapkan dapat mengenalkan berbagai variasi jenis makanan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MALNUTRITION - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.39</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124747</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-11 12:42:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 11:56:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>