<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124692">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN PERKEBUNAN KAKAO DENGAN KEMIRINGAN YANG BERBEDA DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rukhaiya Nurul Hayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecamatan Lembah Seulawah merupakan daerah yang terletak di Kabupaten Aceh Besar yang sebagian daerahnya berupa perbukitan dan pengunungan serta ditanami tanaman perkebunan salah satunya tanaman kakao. Selain itu, Kecamatan Lembah Seulawah rentan terhadap bencana degrasi lahan berupa longsor dan erosi, sehingga proses pengikisan tanah oleh air berjalan intensif dan berpengaruh terhadap kandungan bahan organik di permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keanekaragaman serangga permukaan tanah dengan kemiringan lahan yang berbeda pada perkebunan kakao di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan kakao rakyat di Desa Saree Aceh Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar dan dimulai sejak bulan Juni sampai November 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengambilan sampel serangga permukaan tanah menggunakan perangkap pitfall trap. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 6 ordo dan 29 spesies serangga permukaan tanah di kemiringan 3º, 7 ordo dan 27 spesies di kemiringan 13º serta 7 ordo dan 25 spesies di kemiringan 20º. Spesies serangga permukaan tanah yang paling dominan pada tiap kemiringan lahan yaitu Odontoponera sp1, Anoplolepis gracilipes, Pheidole sp1, Diacamma sp1 dan Dolichoderus sp1. Kelimpahan individu serangga permukaan tanah pada kemiringan 20º lebih rendah dibandingkan pada kemiringan 3º dan 13º, karena tingkat kemiringan 20º termasuk kategori curam sehingga serasah dan bahan organik lebih mudah terkikis dan terangkut. Indeks keanekaragaman yang tertinggi di kemiringan 13º yaitu sebesar 2,47 dan yang terendah pada kemiringan 20º sebesar 1,98. Indeks kemerataan masing-masing kemiringan lahan berkisar 0,62-0,75 dengan kategori lebih stabil. Indeks dominasi pada masing-masing kemiringan lahan berkisar 0,13-0,22 dengan kategori sangat rendah. Indeks similaritas pada masing-masing kemiringan lahan berkisar 0,32-0,47 dengan kategori rendah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124692</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 19:26:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-11 11:17:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>