<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124612">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN ENZIM PAPAIN TERHADAP NILAI PH DAN KADAR LEMAK DENDENG DAGING KERBAU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD KHALIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daging merupakan salah satu bahan pangan yang sangat sensitif dan rentan terhadap kerusakan (perishable food), karena memiliki kandungan nilai gizi yang sangat tinggi. Kandungan pH dan lemak di dalam daging kerbau yang tinggi ini maka daging mudah mengalami kerusakan, Oleh karena itu perlu segera dilakukan pengolahan untuk mempertahankan kualitasnya, salah satunya adalah produk dendeng. Dendeng dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pengawetan daging agar dapat bertahan lama dengan kualitas rasa yang lezat. Oleh sebab itu perlu adanya variasi dendeng dengan cara penggantian bahan utama atau pemanfaatan dengan penambahan bahan lain. Pembuatan dendeng dalam penelitian ini ditambahkan enzim Papain. Enzim Papain adalah enzim protease yang terkandung dalam getah papaya baik dalam buah,batang, dan daunnya. &#13;
Penelitian ini  dilaksanakan pada tanggal 24 November sampai dengan 24 Desember 2023, proses pembuatan dendeng dilakukan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Untuk analisis kadar lemak dan nilai pH dilakukan di Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, dengan demikian terdapat 16 unit perlakuan. Berikut perlakuan yang diberikan, yaitu P0 (kontrol/tanpa penambahan enzim papain), P1 (penambahan 5% enzim papain dari berat daging kerbau), P2 (penambahan 10% enzim papain dari berat daging kerbau) dan P3 (penambahan 15% enzim papain dari berat daging kerbau).&#13;
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa penggunaan enzim papain pada level yang berbeda berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124612</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 12:38:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 15:11:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>