<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124605">
 <titleInfo>
  <title>BIOAKTIVITAS CAMPURAN SERBUK BUAH SIRIH HUTAN (PIPER ADUNCUM) DAN BUNGA CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) TERHADAP SERANGGA SITOPHILUS ZEAMAIS PADA BIJI JAGUNG DI PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ira Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FakultasPertanian	Proteksi Tanaman (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jagung merupakan komoditi strategis bagi indonesia yang dapat digunakan sebagai pakan ternak, bahan pangan pokok, dan bahan baku industri. Sitophilus zeamais (Coleoptera: Curculionidae), dapat menyebabkan biji jagung di penyimpanan rusak sehingga menurunkan nilai pasar. Buah sirih hutan (Piper aduncum) dan bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai insektisida, fungisida, bakterisida, repellent, anti oviposisi, dan dapat menghambat perkembangan hidup serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioaktivitas dan mendapatkan dosis yang tepat dari campuran buah sirih hutan dan bunga cengkeh dalam mengendalikan hama S. zeamais pada biji jagung di penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non Faktorial yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Peubah yang diamati meliputi daya repellent, mortalitas, rata-rata waktu kematian, lama F1 muncul, jumlah F1, persentase kerusakan, persentase penghambatan daya reproduksi F1, tingkat efikasi, dan sex rasio S. zeamais. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran kedua serbuk nabati berpengaruh nyata terhadap daya repellent imago S. zeamais pada dosis 2,5g + 7,5g C sebesar 30,82% dan mortalitas S. zeamais pada dosis 7,5g S + 2,5g C sebesar 94,50% pada 5 HSA, sehingga mempengaruhi rata-rata waktu kematian, lama F1 muncul, jumlah F1, persentase kerusakan biji jagung dan penghambatan daya reproduksi F1, namun tidak berpengaruh terhadap jumlah sex rasio dari S. zeamais.  Secara umum dapat dikatakan bahwa campuran serbuk buah sirih hutan dan bunga cengkeh bersifat sinergis terhadap daya repellent namun bersifat antagonis terhadap mortalias S. zeamais.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124605</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 12:06:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 12:29:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>