<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1246">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK DAN FUNGSI MANTRA DALAM MASYARAKAT SAMALANGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian yang berjudul “Karakteristik dan Fungsi Mantra dalam Masyarakat Samalanga” ini mengangkat masalah bagaimana karakteristik dan fungsi mantra dalam masyarakat Samalanga. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik dan fungsi mantra dalam masyarakat Samalanga. Sumber data penelitian ini diperoleh dari masyarakat Samalanga yang menggunakan dan memiliki mantra yang berjumlah empat orang. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, pancing, simak, dan catat. Penganalisisan dilakukan dengan langkah sebagai berikut, (1) memilih dan menyaring data sehingga data yang diperoleh benar-benar sahih dan fakta, (2) mengelompokkan data berdasarkan masalah yang telah dirumuskan, (3) menulis dan merinci data dalam bentuk kalimat yang jelas, (4) menganalisis data berdasarkan masalah yang telah dirumuskan, dan (5) menyimpulkan data berdasarkan kajian teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik mantra dalam masyarakat Samalanga yaitu dimulai dengan kata Bismillahirrahmanirrahim dan diakhiri dengan dengan kata Lailahaillallah, mengandung rima dan irama, kata-kata yang diucapkan dan dinyanyikan dengan nada dan irama tertentu, mengandung kata-kata pujian, terdapat rayuan, mengandung kekuatan gaib dan merupakan tuturan lisan, dan diamalkan dengan matlamat tertentu. Hasil penelitian mengenai fungsi mantra dalam masyarakat Samalanga mantra penunduk tumbuhan fungsinya sebagai penghalang agar padi terhindar dari hama penyakit, mantra penawar rasa sakit fungsinya menyadarkan diri agar selalu mengingat Allah ketika ajal menjemput, mantra menundukkan roh halus berfungsi untuk mengusir jin atau setan,  mantra menundukkan manusia berfungsi untuk menarik daya pikat orang lain, dan mantra pengobatan berfungsi untuk mengobati sakit tenggorokan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MANTRA-ACEH LITERATURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LITERATURE</topic>
 </subject>
 <classification>899.224 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1246</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-09-16 09:45:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-26 09:13:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>