KEEFEKTIFAN MOLUSKISIDA BERBAHAN AKTIF SAPONIN TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS (OMACEA CANALICULATA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEEFEKTIFAN MOLUSKISIDA BERBAHAN AKTIF SAPONIN TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS (OMACEA CANALICULATA)


Pengarang

Kamalur Ridha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605103010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KAMALUR RIDHA. 0605103010026. Keefektifan Moluskisida Berbahan Aktif Saponin terhadap Mortalitas Keong Mas (Pomacea canaliculata). (dibawah bimbingan Husni sebagai ketua dan Nur Pramayudi sebagai anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang efektif moluskisida berbahan aktif saponin terhadap mortalitas keong mas (Pomacea canaliculata). Penelitian dilaksanakan sejak bulan Februari sarnpai Mei 2011 di Desa Teubang Phui Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu Saponin (S), masing-masing dengan dosis 0.00 gbak, 0.125 g/bak, 0.250 g/'bak, 0.375 g/bak dan 0.500 g/bak. Peubah yang diamati adalah laju konsumsi, persentase mortalitas, dan kecepatan waktu kematian keong mas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi moluskisida saponin berpengaruh terhadap laju konsumsi, mortalitas dan waktu kematian keong mas. Penggunaan dosis 0.500 g/bak telah mampu menekan laju konsumsi keong mas. Mortalitas keong mas 100 % terjadi pada dosis 0.500 g/bak pada 30 JSA, diikuti dengan dosis 0.375 g/bak, 0.250 g/bak dan mortalitas 100 % yang terakhir adalah dosis 0.125 g/bak yaitu pada 48 JSA. Wak:tu kematian keong mas tercepat terjadi pada dosis 0.500 gbak yaitu 22.50 jam yang diikuti dosis 0.375 g/bak, 0.250 g/bak, 0.125 g/bak dengan waktu masing-masing yaitu 24.90 jam, 27.30 jam, dan 30.75 jam.








Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK