<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124581">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK BAKTERI SELULOLITIK PADA TANAH DI EKOSISTEM MANGROVE DI IBOIH, JABOI DAN BALOHAN, SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Velli Gustia Ningrum</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Bakteri pada ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam proses penguraian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jumlah populasi bakteri selulolitik dan karakteristik bakteri pada tanah dengan uji makroskopis dan mikroskopis serta uji aktivitas enzim selulase pada ekosistem mangrove. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Sampel yang diambil dengan tiga kali pengulangan pada tiga lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah populasi bakteri tertinggi yaitu 1,10 x 102 dan yang paling terendah adalah 0,40 x 103. Pengamatan makroskopis meliputi 6 isolat yang telah dimurnikan, rata-rata bentuk isolat yang ditemukan adalah bundar. Karakteristik elevasi koloni banyak dijumpai yaitu cembung, karakteristik tepi koloni banyak dijumpai yaitu berbentuk rata dan berdasarkan karakteristik dilihat dari pigmen berwarna krem, krem keputihan dan kuning. Pengamatan mikroskopis meliputi bentuk sel, warna sel dan pewarnaan gram. Berdasarkan pengamatan mikroskopis memperlihatkan bahwa bentuk yang dijumpai adalah basil. Karakteristik pewarnaan gram yang dijumpai yaitu gram positif. Berdasarkan hasil penelitian morfologi (makroskopis dan mikroskopis) menunjukkan bahwa isolat bakteri tersebut diduga termasuk dalam genus Bacillus sp. Hasil aktivitas enzim menunjukkan bahwa dari 6 isolat yang peroleh, hanya 3 isolat yang memiliki kemampuan menghasilkan enzim selulase. Isolat BMB 1.2 memiliki indeks selulolitik tertinggi yaitu 1,81 mm. Isolat BMI 1.4.2 memiliki nilai indeks selulolitik terendah yaitu 0,52 mm. &#13;
Kata Kunci : Bakteri, isolat, populasi, tanah, ekosistem mangrove.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124581</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 09:32:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 11:59:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>