<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124576">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INTRUSI AIR ASIN TERHADAP ESTIMASI UMUR LAYAN BANGUNAN PUBLIK DI ZONA TENGAH KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Zeffril</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banda Aceh dikenal merupakan salah satu kota terdampak dari bencana gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004. Meskipun mengalami kerusakan yang cukup besar, kota ini telah mengalami rekonstruksi yang signifikan dan berusaha untuk membangun kembali infrastrukturnya.Tingginya pembangunan berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan air bersih, sehingga banyak masyarakat yang menggunakan air tanah. Salah satu penyebab terjadi intrusi air laut adalah karena berlebihannya penggunaan air tanah. Dampak dari intrusi air laut adalah korosi pada beton bertulang yang mempengaruhi umur layan bangunan. Pemetaan intrusi air asin dilakukan menggunakan aplikasi ArcMap ArcGis dan diukur menggunakan alat salinometer. Kemudian, Laju Korosi dihitung menggunakan metode weight loss pada benda uji BjTS 420 D16 mm, D13 mm dan BjTP 280 Ø10 mm yang direndam selama 60 hari. Pengujian kuat tekan serta uji karbonasi pada benda uji beton FAS 0,45 dan 0,5 selama 90 hari perendaman. Hasil pengujian didapatkan nilai salinitas terbesar pada benda uji di zona 3.2 sebesar 10.301 ppm dengan laju korosi sebesar 0,1420 mm/year untuk diameter 10 mm, 0,1354 mm/year untuk diameter 13 mm, dan 0,1383 untuk diameter 16 mm. Selain itu, nilai salinitas juga mempengaruhi kuat tarik baja dan kuat tekan beton walaupun tidak signifikan. Semakin tinggi salinitas, semakin besar pula laju korosi yang akan menurunkan umur layan bangunan. Kuat tarik baja dan kuat tekan beton yang berada pada salinitas air asin lebih rendah nilainya dibandingkan benda uji yang berada pada salinitas air payau dan tawar. Pada pengujian karbonasi, bagian beton yang terkarbonasi hanya terjadi pada permukaan beton saja. Prediksi sisa umur bangunan SD N 41 Banda Aceh terletak pada Zona 2.1 ialah 68 tahun jika menggunakan BjTS D16, 56 tahun jika menggunakan BjTS D13 dan 55 tahun pada kolom praktis yang menggunakan BjTP Ø10 terhitung sejak tahun 2024.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124576</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 00:25:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 11:32:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>