<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124550">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MOTIF CATFISHING PADA MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS CATFISHING PADA MEDIA SOSIAL MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHSANUL AKRAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan karena walaupun banyak kasus catfishing yang telah terjadi, banyak dari kita yang tidak merasakan kerugiannya berpikir bahwa fenomena ini bukanlah sesuatu yang patut untuk dibahas. Melalui observasi kecil yang peneliti lakukan sebelumnya, masih banyak diantara kita yang tidak mengetahui dan memahami fenomena catfishing ini mengingat literasi yang masih minim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan pendekatan atau metode studi kasus, dimana penulis melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap 1program, kejadian, proses, aktivitas terhadap individu yang terkait oleh waktu dan aktivitas. Sumber data pada penelitian ini merupakan hasil wawncara peneliti dengan HP dan seorang ahli psikologi serta hasil dokumentasi peneliti brdasarkan beberapa buku, jurnal, laman daring. Hasil dari penelitian ini menunjukkan motif utama yang melatar belakangi pelaku dalam melakukan tindakan catfishing adalah motif integrasi personal sebagai akibat dari rendahnya tingkat kepercayaan diri. Motif ini bergerak dari sebuah keyakinan yang selalu merasa kekurangan dengan penampilan fisiknya. Keyakinan ini kemudian bergerak menjadi suatu keinginan yang berangan-angan untuk bisa merasakan kehidupan orang lain. Berujung dengan harapannya untuk dapat menerima banyak perhatian dari orang-orang di sekitarnya terutama perhatian dari lawan jenisnya.&#13;
Kata Kunci: Catfishing, Motif, Media Sosial.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124550</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 16:45:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 09:30:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>