<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124538">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN METODE DYNAMIC TIME WARPING DAN METODE JARAK EUCLIDEAN, MANHATTAN, MINKOWSKI, CHEBYSHEV, SERTA CANBERRA DALAM PENDETEKSIAN KLONING SUARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rina Fitria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Phishing merupakan bentuk kejahatan siber yang paling sering terjadi akibat penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence (AI). Jenis phishing yang dilakukan melalui telepon dengan mengandalkan suara sebagai alat untuk menipu korban disebut vishing. Dalam melakukan aksi kejahatan, pelaku memanfaatkan teknologi AI berupa kloning suara (suara yang mirip dengan suara asli manusia). Pada dasarnya, suara manusia memiliki karakteristik unik, sehingga suara yang dihasilkan oleh aplikasi kloning suara seharusnya dapat dideteksi perbedaannya menggunakan analisis perbandingan sinyal suara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kemiripan antara suara asli dan suara kloning dengan metode dynamic time warping dan metode jarak (distance method). Persentil 5% digunakan sebagai tolak ukur kemiripan suara. Penelitian ini melibatkan 4 orang responden (2 laki-laki dan 2 perempuan). Suara dikloning dengan aplikasi Descript sehingga menghasilkan total 120 pasangan suara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap responden memiliki 2 suara yang dikategorikan identik dengan suara asli untuk masing-masing metode analisis. Metode jarak Manhattan, jarak Euclidean dan jarak Canberra memberikan hasil yang konsisten dalam menilai kalimat identik untuk keempat responden. Hasil analisis tersebut diperkuat dengan validasi (perbandingan antara hasil analisis suara asli dengan suara asli yang direkam ulang dan suara asli dengan suara kloning) yang menunjukkan bahwa setidaknya terdapat satu suara identik dari setiap responden yang memenuhi validasi untuk kurang dari 5 metode analisis. Berdasarkan hasil analisis dan validasi, metode jarak Manhattan, jarak Euclidean, dan jarak Canberra efektif dalam menilai keidentikan suara untuk seluruh responden, sehingga cocok digunakan dalam penyelidikan kasus vishing.&#13;
&#13;
Kata kunci: kejahatan siber, phishing, vishing, persentil 5% dan kloning suara&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124538</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 15:24:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 15:50:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>