PEMETAAN INTRUSI AIR ASIN DI ZONA TIMUR KOTA BANDA ACEH UNTUK PREDIKSI UMUR LAYAN BANGUNAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN INTRUSI AIR ASIN DI ZONA TIMUR KOTA BANDA ACEH UNTUK PREDIKSI UMUR LAYAN BANGUNAN


Pengarang

Maghfiratun Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Surya Bermansyah - 197210022000031002 - Dosen Pembimbing I
Rijalul Fikri - 198601122022031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004101010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Intrusi air laut merupakan peristiwa air laut menembus lapisan akuifer air tanah
sehingga kondisi air tanah menjadi asin. Intrusi air asin menjadi salah satu faktor
suatu bangunan mengalami kerusakan, yaitu korosi. Korosi yang disebabkan oleh
air asin menjadi salah satu penyebab kegagalan pada struktur bangunan, dimana
korosi menyebabkan diameter baja tulangan menjadi berkurang sehingga luas
tulangan tersisa lebih kecil dan mempengaruhi kekuatan tulangan dalam menahan
beban-beban struktur. Penelitian ini bertujuan untuk memperdetail peta intrusi air
asin berdasarkan nilai salinitas, mengetahui laju korosi dari nilai weight loss, dan
prediksi sisa umur bangunan dengan menggunakan diameter tulangan minimum
serta nilai kuat tekan dan kuat tarik. Benda uji berupa beton silinder FAS 0,5 dan
0,45, BjTP 280 Ø10, serta BjTS 420 D13 dan D16 di tanam di tiga tempat dengan
nilai salinitas yang berbeda selama 3 bulan. Hasil menunjukkan bahwa nilai
salinitas mempengaruhi laju korosi pada baja tulangan, hal ini dapat dilihat dari
nilai laju korosi lebih besar pada benda uji yang direndam di zona 3.1 (zona air
asin). Laju korosi benda uji pada zona 3.1 ialah sebesar 0,127 mm/th untuk BjTP
Ø10, 0,102 mm/th untuk BjTS D13, dan 0,105 mm/th untuk BjTS D16. Sedangkan
pada zona 1 (zona air tawar) nilainya lebih rendah dari dua lubang lainnya, yaitu
0,067 mm/th untuk BjTP Ø10, 0,064 mm/th untuk BjTS D13, dan 0,066 mm/th
untuk BjTS D16. Tidak hanya laju korosi, nilai salinitas juga mempengaruhi kuat
tarik baja dan kuat tekan beton walaupun tidak signifikan. Kuat tarik baja dan kuat
tekan benda uji yang berada pada salinitas air asin lebih rendah dibandingkan benda
uji yang berada pada salinitas air payau dan tawar. Prediksi umur bangunan Masjid
Tgk. Chik Lambada yang berada pada zona 3.1 ialah 25 tahun jika menggunakan
baja tulangan Ø10 (non struktural), 53-59 tahun jika menggunakan baja tulangan
D13 dan D16 mm (struktural).

Intrusion of seawater is the phenomenon where seawater penetrates the layer of groundwater aquifers, causing the groundwater to become saline. Seawater intrusion is one of the factors causing a building to experience damage, namely corrosion. Corrosion caused by seawater is one of the reasons for failures in building structures, where corrosion leads to a reduction in the diameter of the reinforcement steel, thus decreasing the remaining area of reinforcement and affecting its strength in resisting structural loads. This study aims to detail the map of seawater intrusion based on salinity values, determine the corrosion rate from weight loss values, and predict the remaining lifespan of buildings using minimum reinforcement diameter as well as compressive and tensile strength values. Test specimens consisted of FAS 0.5 and 0.45 concrete cylinders, BjTP 280 Ø10, and BjTS 420 D13 and D16 embedded in three locations with different salinity values for 3 months. The results indicate that salinity values affect the corrosion rate of reinforcement steel, as evidenced by a higher corrosion rate in specimens immersed in zone 3.1 (brine zone). The corrosion rate of test specimens in zone 3.1 is 0.127 mm/year for BjTP Ø10, 0.102 mm/year for BjTS D13, and 0.105 mm/year for BjTS D16. Whereas in zone 1 (freshwater zone), the values are lower compared to the other two zones, namely 0.067 mm/year for BjTP Ø10, 0.064 mm/year for BjTS D13, and 0.066 mm/year for BjTS D16. Not only does the corrosion rate vary, but salinity values also affect the tensile strength of steel and compressive strength of concrete, albeit insignificantly. The tensile strength of steel and compressive strength of test specimens subjected to saline water are lower than those subjected to brackish and freshwater salinity. The predicted lifespan of Tgk. Chik Lambada Mosque, located in zone 3.1, is 25 years if using Ø10 reinforcement steel (nonstructural), and 53-59 years if using D13 and D16 mm reinforcement steel (structural).

Citation



    SERVICES DESK