<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124517">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH PARTIAL SHADING PADA SISTEM PLTS DENGAN KONFIGURASI TOTAL CROSS-TIED (TCT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wanda Putri Iskandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah menjadi solusi utama dalam upaya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber energi terbarukan. Kinerja PLTS sangat tergantung pada intensitas cahaya yang diterima, dan masalah partial shading seringkali muncul dalam instalasi PV array. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis dua konfigurasi sistem PLTS, yaitu Total Cross-Tied (TCT) dan Seri-Paralel (SP), menggunakan perangkat lunak MATLAB/Simulink. Metode penelitian ini akan berfokus untuk menganalisis pengaruh partial shading terhadap kinerja sistem PV menggunakan konfigurasi TCT dan SP, dengan membandingkan hasil berdasarkan data yang terkumpul, dengan mempertimbangkan penggunaan Maximum Power Point Tracking (MPPT) untuk mengoptimalkan produksi energi. Hasil analisis menunjukkan bahwa konfigurasi TCT mampu menghasilkan daya maksimal (Pmax) sebesar 12238.30 W, sementara konfigurasi SP mencapai 11405.40 W. Dalam kondisi partial shading, konfigurasi TCT unggul 6.8% dibandingkan dengan konfigurasi SP dalam mempertahankan daya maksimal. Selain itu, perbandingan dilakukan dengan mempertimbangkan kerugian karena ketidakcocokan antar panel, dengan konfigurasi TCT mencapai 16.4% dan konfigurasi SP mencapai 27.1%. Penelitian diharapkan dapat memperoleh konfigurasi yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi sistem PV dalam kondisi partial shading.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124517</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 13:01:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 15:06:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>