<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124493">
 <titleInfo>
  <title>KUALITAS DAN UJI ORGANOLEPTIK ABON SAPI  DENGAN PENAMBAHAN BUAH  KELUWIH (ARCTOCORPUS COMMUNIS )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masyitah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu  penelitian telah  dilakukan  untuk mengamati  sejauh mana  pengaruh penambahan  buah   keluwih  te hadap  kualitas  dan  uji  organoleptik  abon   sapi. Penelitian ini di lakukan  di aboraturium Pengolahan Daging dan Ikan dan Laboraturium Makanan Ternak  Jurusan  Peternakan Fakultas  Pertanian  Universitas Syiah  Kuala  yang  dilakukan pada  bulan  agustus  2006.Rancangan  penelitian   ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap  (RAL)  yang  terdiri  dari   5  perlakuan  dan 4   ulangan   yaitu   perlakuan    A  =   Abon   sapi    I  00%.   B  =  Abon   sapi   dengan penambahan  buah  keluwih  5% C = Abon  sapi  dengan  penambahan buah  keluwih 10%,  D = Abon sapi dengan  penambahan buah   keluwih  15%,  dan  E = Abon sapi dengan   penambahan  buah  keluwih   20%.Hasil   penelitian   menunjukkan    bahwa kelima  perlakuan penambahan buah keluwih  dalam  abon  sapi  tidak  menunjukkan pengaruh  (P&gt;0,05)  terhadap   kualitas  uji organoleptik abon  sapi yang  dihasilkan. b Selanjutnya dilakukan uji kebusukan terhadap 5  perlakuan  tersebut,  dengan  hasil penelitian   adalah    abon   sapi   dengan    penambahan   buah   keluwih   juga  tidak  berpengaruh nyata  (P&gt;0,05)pada uji  kebusukan dengan  menggunakan uji  postma meskipun amoniak yang  dihasilkan  masih  dalam  relative  sedikit  sehingga masih layak  untuk dikonsumsi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 11:43:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 11:43:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>