<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124486">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PENANGANAN PENYAKIT TIMPANI PADA DOMBA WARINGIN  DI PETERNAKAN KABUPATEN LANGKAT SUMATRA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilham</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Praktek lapangan ini dilakukan secara fieid trip di Peternakan Domba Waringin   yang   berlokasi   di  Jalan    D.1   Panjaitan,  NO   56.   Kecamatan    Stabat, Kabupaten   Langkat,   Sumatra   Utara  pelaksanaan field trip  berlangsung  25   Oktober 2004   yang   bertujuan  melihat   dan   mengamati  sistem   penanganan  penyakit   pada domba waringin&#13;
Praktek   lapangan  ini  menggunakan  metode   pengamatan  langsung  (observasi)  serta ikut  terlibat  langsung dalam   hal kunjungan atau field trip. Keadaan  dimana  rumen  penuh  dengan gas yang tak bisa keluar akibat makanan  di dalam  rumen  yang  cepat  mengalami  fermentasi   dan  proses  pelepasannya yang    tak seimbang maka perlu   dilakukan suatu  usaha  untuk  mengeluarkan gas tersebut  dengan cara menekan  di  bagian  perut   dan  pemberian  obat  seperti  minyak kelapa  atau  obat natrium bikarbonat dan obat   anti  bloat. Untuk menghindarkan terjadinya  penyakit  ini maka  diharapkan ternak tidak  digembalakan di  tempat  yang  rumputnya masih  basah dan tidak diberi  makanan muda  leguminosa dan kacang-kacangan. Dari hasil  field trip ini di peternakan tersebut dapat  disimpulkan  penanganan penyakit timpani   merupakan  suatu   langkah   yang sangat   baik  karena   menghasilkan  ternak-ternak:  yang sehat dan produksi yang tinggi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124486</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 11:04:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 11:04:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>