<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124481">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN PETA SALINITAS TERHADAP PREDIKSI UMUR LAYAN ESCAPE BUILDING DI ZONA BARAT KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tharisya Athaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dokumen ini merupakan hasil studi yang meneliti pengaruh nilai salinitas akibat intrusi air asin terhadap umur layan bangunan dengan menganalisis laju korosi dan mengidentifikasi karbonasi. Penelitian ini menggunakan software ArcGIS untuk memetakan zona barat Kota Banda Aceh berdasarkan nilai salinitas sampel air tanah akibat intrusi air asin. Adapun nilai laju korosi (CR) diperoleh menggunakan metode weight loss terhadap baja tulangan dengan perlakuan perendaman air tanah pada zona salinitas berbeda. Setelah nilai laju korosi diperoleh maka umur layan bangunan dapat dihitung menggunakan rumus laju korosi yang sama tetapi digunakan untuk menentukan waktu terhadap korosi (T) sampai dengan baja tulangan mencapai batas diameter minimum yang merujuk pada ketentuan SNI 2847:2019. Hasil umur layan bangunan yang diperoleh pada zona salinitas 1.1 (882 ppm) BjTP 280 ø10 adalah 70 tahun, BjTS 420 D13 adalah 103 tahun, dan BjTS 420 D16 adalah 124 tahun. Kemudian, pada zona salinitas 2.1 (1264 ppm) BjTP 280 ø10 adalah 68 tahun, untuk BjTS 420 D13 adalah 94 tahun, dan BjTS 420 D16 adalah 115 tahun. Terakhir, pada zona salinitas 3.1 (6923 ppm) BjTP 280 ø10 adalah 47 tahun, BjTS 420 D13 adalah 64 tahun, dan  BjTS 420 D16 adalah 78 tahun. Adapun analisis struktural dari escape building yang disimulasikan pada software SAP2000 menunjukkan bahwa struktur mengalami perubahan gaya–gaya dalam setelah dilakukan input properties terhadap perubahan diameter baja tulangan, mutu baja tulangan, dan mutu beton sebelum dan setelah dilakukan perendaman air tanah pada zona salinitas berbeda. Kemudian, identifikasi karbonasi beton dilakukan dengan pemeriksaan secara visual menggunakan metode pengujian penyemprotan cairan phenolphthalein memberikan hasil bahwa karbonasi hanya terjadi pada permukaan luar beton. Selain itu, penelitian ini juga melakukan pengujian kuat tekan beton dan kuat tarik baja tulangan terhadap beberapa variasi mutu yang dilakukan sebelum dan sesudah diberi perlakuan perendaman air tanah pada zona salinitas yang berbeda.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124481</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 10:44:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 11:32:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>