DETERMINAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DETERMINAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Yarima Melati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syarifah Rauzatul Jannah - 197702242002122001 - Dosen Pembimbing I
Zurnila Marli Kesuma - 196903061994122001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2212201010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S2) / PDDIKTI : 14101

Penerbit

Banda Aceh : Magister Ilmu Keperawatan., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.661

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perilaku agresif adalah perilaku yang mengacu pada berbagai perilaku verbal dan nonverbal yang bertujuan untuk menyakiti seseorang. Perilaku agresif merupakan bentuk perilaku atau tindakan agresif yang diungkapkan untuk menyakiti orang lain dengan berupa umpatan, hinaan, ejekan, fitnah dan ancaman. Pada umumnya berupa perilaku berbentuk nonverbal seperti memukul, mencubit, menendang, berkelahi, mengancam hingga menyerang orang lain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan perilaku agresif pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan 495 remaja. Kuesioner yang digunakan 6 yaitu: kecanduan internet (Chen), Loneliness Scale, Oxford Happiness Questionnaire, NAQR-S, kualitas tidur (PSQI), dan Agresi Buss-Perry. Analisa data mengunakan uji Chi Square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecanduan internet (p=0,001), kesepian (p=0,001), kebahagiaan (p=0,001), narsisme (p=0,038), kualitas tidur (p=0,001) dengan perilaku agresif. Hasil analisis mulltivariat variabel yang paling dominan dengan perilaku agresif adalah kecanduan internet (p=0,001) dengan nilai OR 12,660 atau siswa yang mengalami kecanduan internet berisiko 12 kali untuk berperilaku agresif dibanding remaja yang tidak mengalami kecanduan internet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecanduan internet merupakan determinan yang paling dominan berhubungan dengan perilaku agresif. Hasil penelitian ini agar dapat digunakan sebagai masukan bagi pihak SMA setempat khususnya guru konseling agar dapat memperhatikan dan mengawasi perilaku remaja, dan memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya mengawasi remaja dari kecanduan internet, dan perilaku menyimpang sebagai upaya pencegahan perilaku agresif.

Aggressive behavior is behavior that refers to a variety of verbal and nonverbal behaviors that aim to hurt someone. Aggressive behavior is a form of aggressive behavior or action expressed to hurt others in the form of swearing, insults, ridicule, slander and threats. In general, nonverbal forms of behavior such as hitting, pinching, kicking, fighting, threatening to attack others.The purpose of this study was to determine the determinants of aggressive behavior in adolescents. This research is a quantitative study using a cross sectional study design. The sampling technique was total sampling with 495 adolescents. The questionnaires used were 6: internet addiction (Chen), Loneliness Scale, Oxford Happiness Questionnaire, NAQR-S, sleep quality (PSQI), and Buss-Perry Aggression. Data analysis used Chi Square test and multiple logistic regression. The results showed that there was a significant relationship between internet addiction (p=0.001), loneliness (p=0.001), happiness (p=0.001), narcissism (p=0.038), sleep quality (p=0.001) with aggressive behavior. The results of mulltivariate analysis of the most dominant variable with aggressive behavior is internet addiction (p=0.001) with an OR value of 12.660 or students who experience internet addiction have a 12 times risk of behaving aggressively compared to adolescents who do not experience internet addiction.The conclusion of this study is that internet addiction is the most dominant determinant associated with aggressive behavior. The results of this study should be used as input for local high schools, especially counseling teachers to pay attention and supervise adolescent behavior, and provide education to parents about the importance of supervising adolescents from internet addiction, and deviant behavior as an effort to prevent aggressive behavior.

Citation



    SERVICES DESK