<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124441">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yarima Melati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perilaku agresif adalah perilaku yang mengacu pada berbagai perilaku verbal dan nonverbal yang bertujuan untuk menyakiti seseorang. Perilaku agresif merupakan bentuk perilaku atau tindakan agresif yang diungkapkan untuk menyakiti orang lain dengan berupa umpatan, hinaan, ejekan, fitnah dan ancaman. Pada umumnya berupa perilaku berbentuk nonverbal seperti memukul, mencubit, menendang, berkelahi, mengancam hingga menyerang orang lain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan perilaku agresif pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel  yaitu total sampling dengan 495 remaja. Kuesioner yang digunakan 6 yaitu: kecanduan internet (Chen), Loneliness Scale, Oxford Happiness Questionnaire, NAQR-S, kualitas tidur (PSQI), dan Agresi Buss-Perry. Analisa data mengunakan uji Chi Square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecanduan internet (p=0,001), kesepian (p=0,001), kebahagiaan (p=0,001), narsisme (p=0,038), kualitas tidur (p=0,001) dengan perilaku agresif. Hasil analisis mulltivariat variabel yang paling dominan dengan perilaku agresif adalah kecanduan internet (p=0,001) dengan nilai OR 12,660 atau siswa yang mengalami kecanduan internet berisiko 12 kali untuk berperilaku agresif dibanding remaja yang tidak mengalami kecanduan internet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecanduan internet merupakan determinan yang paling dominan berhubungan dengan perilaku agresif. Hasil penelitian ini agar dapat digunakan sebagai masukan bagi pihak SMA setempat khususnya guru konseling agar dapat memperhatikan dan mengawasi perilaku remaja, dan memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya mengawasi remaja dari kecanduan internet, dan perilaku menyimpang sebagai upaya pencegahan perilaku agresif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>612.661</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124441</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-08 16:13:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-09 10:15:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>