<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124393">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN RESILIENSI PENDERITA KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Monaris Daralina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resiliensi pada pasien penyakit kanker payudara merupakan proses dinamis yang mendorong keberhasilan adaptasi terhadap kesulitan menghadapi proses pengobatan. Ketidakpatuhan menjalani pengobatan kemoterapi pada pasien yang memiliki resiliensi rendah dapat berakibat morbiditas dan mortalitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan resiliensi penderita kanker payudara dalam menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional pada 107 pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian adalah cross sectional study dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik self-report menggunakan kuesioner: Chemotherapy Symptom Assesment Scale (C-SAS), Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS), General Self-Efficacy Scale (GSES), Kuesioner Dukungan Keluarga, Daily Spiritual Experience Scale (DSES), dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Data dianalisis menggunakan chi square, dan uji multivariat regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan resiliensi dengan efek kemoterapi (P = .008), kecemasan (P = .001), dukungan keluarga (P = .003), spiritualitas (P = .012), dan sedangkan yang tidak berhubungan yaitu self-efficacy (P = 1.000). Hasil multivariat menunjukkan prediktor yang paling berhubungan yaitu dukungan keluarga (P = .001; OR: 8.424). Dukungan keluarga yang baik akan meningkatkan resiliensi 8 kali lipat lebih tinggi daripada dukungan keluarga yang kurang. Oleh karena itu direkomendasikan kepada perawat onkologi agar meningkatkan intervensi resiliensi khususnya pada faktor dukungan keluarga agar pasien memiliki ketahanan diri yang baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124393</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-08 12:52:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-08 15:12:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>