<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124331">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI PRODUK KOPI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND DAN METODE CUTTING PLANERN(STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PORTUGIS COFFEE LAMNO, ACEH JAYA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Aida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Portugis Coffee adalah salah satu jenis usaha mikro kecil dan menengah yang bergerak dalam sektor industri minuman. Jenis minuman yang diproduksi oleh Portugis Coffee adalah kopi sanger, kopi gula aren dan kopi hitam siap minum. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan jumlah produksi minuman kopi yang diproduksi oleh Portugis Coffee dengan menerapkan dua metode pembulatan yang ada dalam program linier yaitu metode Branch and Bound dan metode Cutting Plane, serta melakukan perbandingan solusi yang dihasilkan dari kedua metode tersebut. Program linier adalah salah satu metode yang digunakan untuk pemecahan masalah-masalah dalam proses maksimasi ataupun minimasi dengan menggunakan teknik matematika dalam bentuk pertidaksamaan linier. Penerapan metode Branch and Bound dilakukan dengan membentuk beberapa pencabangan dengan memanfaatkan solusi yang dihasilkan dari metode Simpleks untuk memperoleh solusi optimal berupa bilangan bulat. Dalam penelitian ini diperoleh solusi optimal dengan menggunakan metode Branch and Bound yaitu jumlah minuman kopi yang harus diproduksi oleh Portugis Coffee adalah kopi sanger (X_1) sebanyak 50 botol, kopi gula aren (X_2) sebanyak 22 botol dan kopi hitam (X_3) sebanyak 35 botol, dengan demikian Portugis Coffee akan memperoleh pendapatan (Z) sebesar Rp1.286.000. Sementara itu penerapan metode Cutting Plane dilakukan dengan memilih salah satu kendala untuk dilakukan proses cut hingga membentuk batasan baru atau disebut dengan gomory. Solusi optimal yang diperoleh dengan menggunakan metode Cutting Plane adalah produksi minuman kopi sanger (X_1 ) sebanyak 45 botol, kopi gula aren (X_2) sebanyak 25 botol dan kopi hitam (X_3) sebanyak 20 botol, dengan demikian Portugis Coffee akan memperoleh pendapatan (Z) sebesar Rp1.110.000. Berdasarkan solusi yang dihasilkan dari kedua metode tersebut, solusi paling optimal yang memaksimumkan pendapatan dihasilkan dengan menggunakan metode Branch and Bound dengan perbedaan jumlah pendapatan yang dihasilkan yaitu Rp176.000. Namun demikian, dalam proses perhitungan metode Branch and Bound membutuhkan proses perhitungan dan langkah penyelesaian yang lebih panjang dibandingkan metode Cutting Plane.&#13;
&#13;
Kata kunci: Optimasi, Program Linier, Branch and Bound, Cutting Plane&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124331</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-07 21:20:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-08 10:44:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>