<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124287">
 <titleInfo>
  <title>DESOSIALISASI REMAJA PENGGUNA NARKOTIKA DALAM MEMAHANI GENERALIZED OTHERS ( STUDI KASUS REMAJA DI ACEH TAMIANG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maula Rifqi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyalahgunaan Narkoba dikalangan remaja saat ini banyak terjadi di hampir &#13;
seluruh wilayah Indonesia. Terkhusus kabupaten Aceh Tamiang, tercatatat adanya &#13;
peningkatan jumlah penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja. Dalam data yang &#13;
ada pada lembaga BNNK Aceh Tamiang dari tahun 2018 hingga tahun 2022 &#13;
terdapat 69 orang remaja dengan rentang usia 17 – 24 tahun dinyatakan sebagai &#13;
pengguna narkotika. Berdasarkan data tersebut penelitian ini ingin menemukan &#13;
faktor yang menyebabkan seorang remaja di Aceh Tamiang menggunakan narkoba. &#13;
Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert &#13;
Mead dan Tahap Sosialisasi. Mead mengatakan bahwa perkembangan interaksi &#13;
seorang anak/remaja akan menentukan tindakan yang akan dilakukannya setelah &#13;
itu. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam mengolah serta menyajikan &#13;
data hasil penelitian. Hasil temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa remaja &#13;
yang melakukan penyalahgunaan narkoba disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, &#13;
lingkungan keluarga yang kurang harmonis dalam berinteraksi, dan lingkungan &#13;
pergaulan yang narkotik. Terjadinya sosialisasi dilingkungan keluarga yang kurang &#13;
berjalan efektif menyebabkan seorang remaja mencari lingkungan pertemanan yang &#13;
dapat memenuhi kesenangan dirinya. Penelitian ini juga melihat proses penerimaan &#13;
kembali norma kolektif pada remaja pengguna narkoba. Proses tersebut dikenal &#13;
sebagai Desosialisasi yaitu ketika seseorang diberikan norma kolektif agar &#13;
menghilangkan perilaku atau jati diri yang diluar norma kolektif. Kesimpulan dari &#13;
penelitian ini ialah penerimaan kolektif pada remaja pengguna narkoba dilakukan &#13;
dengan rehabilitasi sosial oleh lembaga BNNK yang bekerjasama dengan &#13;
masyarakat agar menanamkan norma kolektif kepada remaja.&#13;
Kata Kunci : Desosialisasi, Interaksionisme Simbolik, Generalized Other, Narkoba</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124287</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-05 17:22:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-08 09:06:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>