<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124275">
 <titleInfo>
  <title>PENANGANAN DATA HILANG MENGGUNAKAN METODE IMPUTASI PADA DATA IKLIM DI KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Malfirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan data iklim di Kabupaten Aceh Utara memiliki beberapa permasalahan yang kompleks terkait dengan kesempurnaan data. Permasalahan yang terjadi saat pengumpulan data di Kabupaten Aceh Utara adalah kurangnya keakuratan dan kelengkapan data yang menyebabkan data tersebut mengalami data hilang. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan terhadap data hilang tersebut. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk imputasi data hilang tersebut, yaitu Predictive Mean Matching (PMM), Expectation Maximization (EM) Algorithm, dan Hot-Deck (HD) Imputation. Metode-metode ini dinilai berdasarkan kemampuan mereka dalam mengelola data yang hilang tiap variabel yang mewakili temperatur, kelembapan, curah hujan, lamanya penyinaran matahari, dan kecepatan angin dari tahun 2010 hingga 2023. Metode imputasi dievaluasi menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Kruskal-Wallis untuk membandingkan hasil imputasi dan menentukan metode yang paling efektif. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan dan menemukan metode imputasi terbaik dalam menangani data hilang pada data iklim di Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HD Imputation secara konsisten melestarikan karakteristik data asli dan merupakan metode terbaik dalam menangani data hilang. Sehingga sangat efektif dan tepat digunakan dalam menangani data hilang.&#13;
&#13;
Kata kunci: Predictive Mean Matching, Expectation Maximization Algorithm, Hot-Deck Imputation, Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Kruskal-Wallis.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124275</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-05 15:56:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-05 16:07:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>