Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENGARUH JENIS SEMEN TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN BETON UNTUK FAS 0,45 DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN PC I DAN PCC
Pengarang
Suryanto - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104001010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Mix design adalah suatu cara untuk membuat komposisi campuran beton dengan melakukan pengujian propertis bahan atau material yang digunakan untuk penyusun beton. Kuat tekan beton adalah kemampuan beton untuk menerima gaya tekan persatuan luas , sedangkan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa angka koefisien dan berapa besar nilai kuat tekan yang di hasilkan dari perbandingan antara semen type I dengan semen type PCC ,berdasarkan umur
3 hari sampai28 hari. Pada penelitian ini digunakan kerikil (Coarse Aggregate), agregat halus (Fine Sand) dan agregat kasar (Coarse Sand)yang berasal berasal dari Sungai Indrapuri Aceh Besar.
Perencanaan komposisi campuran beton pada penelitian ini dilakukan berdasarkan American Concrete Institute (ACI – 211.1 – 91) yang dikombinasikan dengan Peraturan Beton Bertulang Indonesia ( PBBI – 1971). Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 6 buah untuk setiap pengujian dan terdiri dari 3 buah Sample dari semen type PC I, sedangkan 3 buah lagi dari sample semen type PCC. Dalam proses perencanaan campuran beton, komposisi campuran dari bahan penyusun beton sangat mempengaruhi kekuatan beton tersebut. Untuk mendapatkan suatu beton yang memiliki kekuatan seperti yang diinginkan, maka diperlukan pengawasan yang ketat dan teliti terhadap faktor-faktor tersebut.Kuat tekan beton dengan variasi FAS dan umur yaitu pada penggunaan FAS 0,45, kuat tekan beton dengan menggunakan semen Tipe I dan semen PCC, dari umur 3 hari hingga mencapai umur 28 hari, meningkat berturut-turut dari 199,95 kg/cm2 menjadi 376,31 kg/cm2, dan 112,23 kg/cm2 menjadi 275,40 kg/cm2.
Kata Kunci: Mix Design, Kuat Tekan Beton, Semen type I, Semen PCC
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH JENIS SEMEN TERHADAP PERKEMBANGAN KUATTEKAN BETON UNTUK FAS 0,5 DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN PCI DAN PCC (Musnamal Siddiq, 2015)
PENGARUH JENIS SEMEN TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN BETON UNTUK FAS 0,4 DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN PCI DAN PCC (Khalid, 2015)
PENGARUH SEMEN TIPE A DAN TIPE I TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN VARIASI FAS DAN UMUR (Muhammad Nasir, 2014)
PENELITIAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN PASIR LAUT GLEE JONG LAMNO SEBAGAI AGREGAT HALUS (DESSY AMALIA FARINA, 2024)
PENGARUH KUAT TEKAN BETON SILINDER 10 × 20 CM DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,6 TERHADAP VARIASI BAHAN KAPING (Atina Fauka Isny, 2021)