<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124231">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERBEDAAN FORMULA PAKAN AMPAS TAHU DAN TEPUNG BERAS MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN UKURAN ORGAN LIMPA DAN TIMUS PADA ITIK PEDAGING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Esri Rabina Br Tarigan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Untuk meningkatkan suatu produktivitas itik pedaging dibutuhkan kualitas pakan yang baik agar itik pedaging menghasilkan performa yang bagus. Kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana formulasi pakan ampas tahu dan tepung beras merah dalam mempengaruhi pertumbuhan organ limpa dan timus pada itik pedaging. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan selama 45 hari yaitu  P0 diberikan pakan formulasi, P1 diberikan pakan formulasi + tepung beras merah  4%+ ampas tahu 3%, P2 diberikan pakan formulasi  + tepung beras merah  8%+ ampas tahu 6%, P3 diberikan pakan formulasi + tepung beras merah  12%+ ampas tahu 9%, P4 diberikan pakan formulasi + tepung beras merah  16%+ ampas tahu 12%. Parameter yang diamati adalah bobot organ limpa dan bobot organ timus. Data yang dianalisis menggunakan Anova untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata bobot organ timus P0 : 2,40 g, P1 : 2,26 g, P2 : 2,59 g, P3 : 1,88 g, P4 : 1,79 g sedangkan pada bobot limpa didapatkan rata-rata bobot organ P0 : 0,92 g, P1 : 0,78 g, P2 : 0,89 g, P3 : 0,80 g, P4 : 0,84 g . Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan ampas tahu 3-12% dan tepung beras merah 4-16% tidak berpengaruh terhadap bobot organ limpa dan timus itik pedaging.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DUCKS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>636.597</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124231</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 21:00:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-05 11:02:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>