<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124215">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI KONSENTRASI DAN WAKTU FERMENTASI KOMBUCHA JUS KUPA (SYZYGIUM POLYCEPHALUM) TERHADAP KARAKTER FISIKOKIMIA, FITOKIMIA, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SALSABILA FIRDAUSIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pola konsumsi masyarakat pada minuman dan makanan siap saji semakin meningkat. Di sisi lain, konsumsi minuman siap saji yang umumnya mengandung kadar gula yang tinggi sering kali diasosiasikan dengan peningkatan penyakit obesitas dan diabetes. Oleh karena itu, salah satu minuman alternatif yang dapat dikembangkan adalah kombucha, minuman tradisional hasil fermentasi oleh sinbiotik bakteri dan yeast. Kombucha yang memiliki kandungan aktivitas antioksidan yang tinggi dan rendah gula diharapkan dapat menjadi minuman sinbiotik yang memiliki efek kesehatan seperti memperbaiki sistem imun. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakter fisikokimia (pH, kadar gula, total asam tertitrasi, dan bobot pellicle SCOBY), kandungan fitokimia (polifenol dan flavonoid), aktivitas biologi (antioksidan dan antibakteri) dari minuman sinbiotik kombucha jus buah kupa (Syzygium polycephalum). Kombucha jus kupa dirancang dengan variasi konsentrasi bertingkat (0%, 5%, 10%, dan 20%) dan waktu fermentasi berbeda (0 hari, 1 hari, 7 hari, dan 14 hari). Parameter penelitian yang dilakukan antara lain karakter fisikokimia (pH, kadar gula, total asam tertitrasi, dan bobot pellicle SCOBY), kandungan fitokimia (polifenol dan flavonoid), dan aktivitas biologi (antioksidan dan antibakteri). Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) dengan 3 pengulangan dan dianalisis lebih lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan variasi konsentrasi jus kupa dan waktu fermentasi berpengaruh nyata terhadap penurunan nilai pH, kadar gula, dan aktivitas antioksidan, peningkatan total asam tertitrasi, kadar total fenol dan flavonoid. Kombucha jus kupa dengan konsentrasi 10% dapat berperan sebagai antioksidan dalam menangkal radikal bebas sebesar 65,32%. Selain itu, kombucha jus buah kupa dapat berperan sebagai antibakteri (kategori sedang) dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 8739 dengan diameter zona hambat masing-masing sebesar 6,67 mm dan 8,50 mm.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124215</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 15:33:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 16:06:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>