<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124174">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI AMPAS TEH DAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diana Kartika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penurunan produksi Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan kendala dalam budidayanya. Penurunan produksi disebab oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu permasalahan pemupukan. Harga pupuk kimia yang mahal menyebabkan, sehingga perlu dicari solusi alternatif pengganti pupuk an organik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas teh, air cucian beras dan interaksi pemberian kombinasi ampas teh dan air cucian beras terhadap pertumbuhan mentimun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ampas teh dengan empat taraf, yaitu T0: kontrol (0 gram), T1 (20 gram), T2 (40 gram), T3 (60 gram) dan faktor kedua adalah konsentrasi air cucian beras dengan empat taraf, yaitu B0: kontrol (0%), B1 (25%), B2 (50%), B3 (75%) sehingga didapatkan 16 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan uji lanjut berupa uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ampas teh dan air cucian beras berpengaruh terhadap pertumbuhan mentimun meliputi jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah dan berat basah buah. Kombinasi terbaik adalah 60 gram ampas teh dan 75% air cucian beras. Dapat disimpulkan bahwa ampas teh dikombinasikan dengan air cucian beras dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi mentimum, kecuali pada jumlah daun umur 14 dan 28 HST dan jumlah bunga pada umur 28 dan 49 HST. &#13;
Kata kunci: Ampas Teh, Air Cucian Beras, Mentimun, Pertumbuhan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CUCUMBERS - BOTANY</topic>
 </subject>
 <classification>583.63</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124174</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 07:00:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 10:25:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>