<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124103">
 <titleInfo>
  <title>PENGALAMAN PENYINTAS COVID-19 YANG TELAH MELAKUKAN UPAYA PENCEGAHAN PRIMER DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Reca Melati Phonna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister  Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tindakan pencegahan merupakan kunci penerapan pencegahan primer Covid-19 di pelayanan kesehatan dan masyarakat, terutama pada usia produktif karena pada usia produktif kegiatan dan aktivitas sangat tinggi. Individu yang telah melakukan pencegahan primer namun terinfeksi Covid-19 sehingga perlu dilihat lebih lanjut penyebab individu terinfeksi Covid-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi pengalaman penyintas Covid-19 yang telah melakukan upaya pencegahan primer di Provinsi Aceh. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain deskriptif fenomenologi dengan mengumpulkan data indepth interview pada penyintas Covid-19 yang telah melakukan pencegahan primer di Provinsi Aceh yang berusia 18-60 tahun di Provinsi Aceh. Data dikumpulkan berupa hasil wawancara dan catatan lapangan disertai menggunakan alat perekam. Metode Miles &amp; hubermen digunakan untuk menganalisis data dan menghasilkan enam tema yaitu: 1) persepsi pencegahan primer Covid-19, 2) perasaan tidak nyaman dalam melakukan pencegahan primer 3) kendala dalam melakukan pencegahan primer Covid-19, 4) kegunaan pencegahan primer covid 5) motivasi pencagahan primer Covid-19, 6) Menerapkan protokol Covid-19 Kembali. Penelitian mengidentifikasi pengalaman penyintas Covid-19berupa pencagahan primer yang telah dilakukan, dampak pencagahan, manfaat pencegahan, hambatan pencegahan, keyakinan dan kemampuan diri, dan persepsi tindakan yang dilakukan kembali. Peneliti menyarankan perlunya perhatian serta partisipasi masyarakat untuk terus melakukan pencegahan primer Covid-19 sehingga tidak ada lagi jumlah penambahan kasus baru Covid-19 yang akan mendatang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124103</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 18:27:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-03 09:51:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>