<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124102">
 <titleInfo>
  <title>PENGALAMAN KOPING PERAWAT YANG PERNAH MENGALAMI WORKPLACE VIOLENCE DI KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vara Al Kautsarina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Workplace Violence (WPV) dapat mempengaruhi profesionalitas, meningkatkan stres, dan memperburuk lingkungan kerja perawat di Rumah Sakit. Berbagai fenomena WPV membuat kondisi para perawat sangat memprihatinkan sehingga perawat yang bekerja di Rumah Sakit kehilangan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman koping perawat yang pernah mengalami WPV. Desain fenomenologi deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan   perawat yang pernah mengalami WPV sebagai partisipan. Data dikumpulkan dengan metode indepth-interview dengan peneliti sebagai alat pengumpul data utama, panduan wawancara, catatan lapangan dan alat perekam suara sebagai instrumen pendukung. Analisa data dilakukan berdasarkan teknik Miles and Huberman, dan memunculkan tujuh tema yang mendeskripsikan persepsi perawat, WPV yang pernah dialami perawat, koping konsep diri, koping fungsi peran dan koping interdependen. Hasil penelitian yang di dapatkan dari wawancara oleh peneliti di dapatkan tujuh tema, yaitu: 1) WPV menyebabkan perasaan negatif saat bekerja, 2) Mempersepsikan WPV sebagai kekerasan verbal dan non verbal, 3) Membutuhkan peran lebih lanjut dari atasan dan manajemen Rumah Sakit, 4) Kekerasan verbal lebih sering dialami dari pada non verbal, 5) koping yang berfokus pada diri sendiri, 6) Koping yang berfokus pada orang lain (eksternal), 7) Mendapatkan dukungan sosial di tempat kerja. Perawat yang mengalami WPV masih memiliki persepsi yang bervariasi terkait WPV dan menerapkan koping yang belum optimal untuk mencegah dampak lebih lanjut dari WPV. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada manajemen Rumah Sakit dan pihak terkait untuk dapat melakukan penanganan yang sesuai untuk mencegah dampak WPV.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124102</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 18:14:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-03 09:17:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>