<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124083">
 <titleInfo>
  <title>PERAN ORANG TUA DALAM MENANGANI KETERLAMBATAN RNBERBICARA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI KECAMATAN RNTRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISNA ZAHARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PG PAUD (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Risna Zahara (2024). Peran Orang Tua dalam Menangani Keterlambatan Berbicara pada Anak Usia 4-5 Tahun di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya.&#13;
	Orang tua merupakan faktor penting dalam proses penanganan anak dengan keterlambatan komunikasi (bicara dan bahasa). Berdasarkan hal itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terkait “Peran Orang Tua dalam Menangani Keterlambatan Berbicara pada Anak Usia 4-5 Tahun di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam menangani keterlambatan berbicara pada anak usia 4-5 tahun di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini merupakan suatu studi kasus dengan desain penelitian kualitatif deskriptif karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Subjek penelitiannya adalah 2 keluarga yang mempunyai anak yang memiliki keterlambatan berbicara dengan rentang usia 4-5 tahun, di antaranya 1 keluarga di Rawasari dan 1 keluarga di Desa Paya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Terdapat anak yang mengalami keterlambatan berbicara pada usia 4-5 tahun 2) 1 keluarga yang berada di Desa Rawasari dan 1 keluarga di Desa Paya memiliki faktor kurangnya komunikasi orang tua dengan anak atau lingkungan sekitarnya. 3) Cara orang tua untuk menangani keterlambatan berbicara anak dengan cara harus aktif dalam mengajak anak untuk berbicara, memperbaiki kata-kata yang masih kurang jelas dan salah dalam pengucapannya, berbicara dengan jelas serta intonasinya pelan, membawa anak ke terapi wicara, memasukkan anak ke PAUD dan membawa anak ke dokter saraf. &#13;
Kata kunci: Peran Orang Tua, Keterlambatan Berbicara Anak  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124083</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 14:47:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 15:32:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>