<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124043">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINASI KUALITAS UDARA KAWASAN TEPI JALAN DI KOTA BANDA ACEH BERDASARKAN INDEX OF ATMOSPHERIC PURIFY (IAP).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FILDZA ATIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pencemaran udara adalah pertambahan jumlah penduduk, laju urbanisasi dan peningkatan kendaraan bermotor sehingga zat-zat asing masuk ke dalam udara dan melampaui baku mutu kualitas udara yang telah ditetapkan. Berdasarkan data pertambahan jumlah kendaraan di Kota Banda Aceh yang terus meningkat dikhawatirkan akan menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan, sehingga Kota Banda Aceh perlu dilakukan uji kualitas udara menggunakan bioindikator alami yaitu lichen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas udara kawasan tepi jalan di Kota Banda Aceh berdasarkan Index of Atmospheric Purify (IAP). Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan metode survei eksploratif. Parameter penelitian ini berupa frekuensi keterdapatan lichen, luas tutupan dan persentase lichen, indeks skala tutupan lichen, indeks ekologi lichen pada setiap stasiun, tingkat pencemaran tiap stasiun, faktor fisik lingkungan dan kepadatan lalu lintas. Teknik analisis data menggunakan perhitungan Index of Atmospheric Purify (IAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara di lokasi penelitian masih dalam kategori BAIK dengan nilai IAP pada Stasiun 1, 2 dan 3 berturutturut yaitu (47,8 polusi rendah), (48,5 polusi rendah) dan (94,8 polusi sangat rendah). Semakin rendah nilai IAP maka semakin tinggi tingkat pencemaran di lokasi sekitar yang dihasilkan dari asap kendaraan, begitupun sebaliknya. Lacidella elaechroma dan Arthonia radiata merupakan lichen yang diduga bersifat sensitif terhadap polusi udara. &#13;
Kata kunci: IAP, Kualitas Udara, Lichen.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124043</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 19:50:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 10:57:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>