<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124017">
 <titleInfo>
  <title>TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI YAYASAN PERMATA ACEH MULIA (YPAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hayyatun Nufusi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Meski pemerintah telah mengambil langkah dengan membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) dan mendorong Sekolah Inklusi, tantangan dalam pendidikan ABK masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya terapi di Yayasan Permata Aceh Mulia (YPAM) dalam membimbing Anak Berkebutuhan Khusus.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang kepala sekolah, dua orang guru/terapis dan dua orang wali murid. Hasil penelitian fokus pada lima indikator utama: observasi awal, perencanaan pembelajaran/penanganan individu, pelaksanaan rencana pembelajaran/penanganan individu, monitoring pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi akhir berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Observasi awal melibatkan orangtua dan guru, membantu merencanakan intervensi. Guru menyusun rencana pembelajaran individu, melibatkan orang tua, dan menerapkan strategi holistik. Pelaksanaan rencana terfokus pada persiapan, pelatihan, dan evaluasi berkelanjutan, dengan guru/terapis melibatkan teknologi. Monitoring melibatkan kerjasama guru-orang tua, buku laporan, observasi kepala sekolah, dan video terapi. Evaluasi akhir melibatkan aspek perkembangan anak, kinerja guru, dan partisipasi orang tua, mencerminkan dampak positif pada reputasi sekolah. Temuan ini menggambarkan pendekatan komprehensif untuk mendukung ABK di PAUD YPAM. Penelitian ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan strategi inklusif untuk anak berkebutuhan khusus. Secara konseptual, temuan ini memperkuat pentingnya observasi awal, perencanaan pembelajaran individual, dan monitoring terus-menerus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 15:18:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 15:22:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>