MODEL BANGKITAN PERGERAKAN SEPEDA MOTOR DAN MOBIL UNTUK PERJALANAN KERJA DARI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MODEL BANGKITAN PERGERAKAN SEPEDA MOTOR DAN MOBIL UNTUK PERJALANAN KERJA DARI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Febrianda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0904101010037

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Perjalanan atau pergerakan terjadi karena adanya aktivitas yang harus dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan, salah satunya pemenuhan kebutuhan akan pekerjaan. Perjalanan ke tempat kerja merupakan perjalanan yang paling dominan sehingga memberikan kontribusi besar terhadap permasalahan transportasi yang muncul. Hal ini juga terjadi di Kecamatan Kuta Alam yang merupakan kecamatan dengan populasi nomor satu terbanyak di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model kebutuhan pergerakan yang dapat digunakan untuk memperkirakan berapa jumlah pergerakan untuk perjalanan kerja yang dilakukan oleh kepala keluarga di Kecamatan Kuta Alam. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara pada 99 Kepala Keluarga yang berada pada 11 Desa di Kecamatan Kuta Alam. Hasil survey menunjukkan bahwa mayoritas pendapatan keluarga di Kecamatan Kuta Alam adalah 3 juta per bulan sebesar 31,31%. Untuk kepemilikan kendaraan, responden yang memiliki mobil yaitu sebesar 34,3%, dan 98,98% responden memiliki sepeda motor. Jenis moda yang paling banyak digunakan untuk adalah sepeda motor sebesar 84%, dan mobil sebesar 16%. Berdasarkan hasil pengujian regresi menggunakan metode coba-coba didapat model persamaan regresi linear berganda untuk pergerakan dengan sepeda motor Y1 = 0,709 + 1,968X1 – 0,064X5, dengan nilai determinasi (R2) sebesar 0,651. Hal ini menunjukkan bahwa bangkitan yang terjadi sebesar 65,1% dipengaruhi oleh variabel bebas yang digunakan dalam model. Sedangkan pergerakan dengan mobil pribadi didapatkan model Y2 = -0,196 + 1,814X2 + 0,216X4, dengan nilai determinasi (R2) sebesar 0,771. Maka bangkitan yang terjadi sebesar 77,1% ditentukan oleh variabel bebas yang digunakan dalam model.


Kata Kunci: bangkitan pergerakan, faktor sosial ekonomi, perjalanan kerja, proportional random sampling, regresi linear berganda

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK