<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123989">
 <titleInfo>
  <title>PENAMPILAN BIBIT ANGGUR (VITIS VINIFERA L.) TERHADAP PERLAKUAN KONSENTRASI ROOTONE F DAN HORMONIK NASA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desfita Mayasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>DESFITA   MAYASARI   &quot;Penampilan   Bibit   Anggur   (Vitis vinifera L.) terhadap  Perlakuan  Konsentrasi  Rootone  F  dan  Hormonik  NASA&quot;,  (di   bawah bimbingan  Muhammad  Nasir  sebagai  ketua  dan    Said  lmran  AK.  sebagai&#13;
anggota). &#13;
          Penelitian  ini  bertujuan  untuk  melihat  respons  bibit  tanaman  anggur akibat perlakuan  konsentrasi  Rootone  F  dan  Homonik NASA  pada taraf yang  berbeda. Diharapkan akan ditemukan taraf konsentrasi Rootone F  dan Hormonik  NASA yang sesuai dan mendukurig pertumbuhan dan perkembangan bibit anggur yang lebih baik. &#13;
          Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Rumah  Kasa  Fakultas  Pertanian  Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, berlangsung dari tanggal 21  Desember 2006 sampai   22   Maret   2007.   Rancangan   yang   digunakan   yaitu   Rancangan   Acak Kelompok 5 x 5 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu konsentrasi Rootone F dan konsentrasi Hormonik NASA. Faktor konsentrasi Rootone F yaitu kontrol (Ro), 30  ppm  (Ri),  40  ppm  (R2),  50  ppm  (R3),  dan  60  ppm  (R4)  Sedangkan  faktor konsentrasi Hormonik NASA yaltu kontrol (Ho),0,5 ml/ liter air (H|),1  ml/ liter air (H2),  1,5  mI/liter air (H3), dan 2 ml/ liter air (H4).&#13;
          Peubah yang diamati meliputi waktu munculnya tunas, jumlah daun, panjang akar, jumlah akar, dan bobot akar basah.&#13;
          Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa Rootone  F  berpengaruh  sangat  nyata terhadap waktu munculnya tunas, panjang akar, jumlah akar, dan bobot akar basah serta  berpengaruh  nyata  terhadap  jumlah  daun.   Konsentrasi  Rootone  F  terbaik dijumpai pada konsentrasi 50 ppm. Perlakuan Hormonik NASA berpengaruh sangat  nyata  terhadap   jumlah  daun  dan  panjang  akar,  namun  tidak  berpengaruh  nyata terhadap  waktu  munculnya  tunas, jumlah  akar,   dan  bobot  akar  basah.  Konsentrasi Hormonik NASA terbaik dijumpai pada konsentrasi I  dan 1.5 ml/liter air.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123989</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 10:58:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 10:58:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>