<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123980">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI SUBSTITUSI SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN NUTRISI TELUR PUYUH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asmaul Husna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan     penelitian     ini     adalah     untuk     mengetahui     pengaruh penggunaan  tepung   ampas  tahu  di  dalam   ransum  sebagai  substitusi sebagian  ransum  komersil   terhadap  organoleptik dan  kandungan  nutrisi telur puyuh.    Penelitian  ini dilakukan  di  Field  Lab.,   Jurusan  Peternakan Universitas Syjah  Kuala.     Analisis  kandungan gjzi telur telur dilakukan  di Lab.  Ilmu  Nutrisi Ternak,  sedangkan   analisis organoleptik telur dilakukan di Lab.  Ilmu dan  Teknologi Prodilksi Ternak Unggas, Jurusan Peternakan, Universitas Syiah Kuala.   Penelitian berlangsung pada tanggal 9  Agustus-15  November  2012.    Ternak  penelitian  yang  digunakan  terdiri  dari  100 ekor   puyuh   betina   dara     (Cotunix-coturnix  japonica)   umur  5   minggu. Rancangan  yang  digunakan  adalah  Rancangan Acak  Kelompok    (RAK), terdiri  5  perlakuan  dan  4  kelompok.     Tiap  kelompok  merupakan  unit percobaan    yang    masing-masing    terdiri    dari  5  ekor   puyuh    betina. Pengelompokan  didasarkan  pada  berat  badan  puyuh.    Periakuan  yang dicobakan adalah  penggunaan tepung  ampas tahu  sebanyak   0,    5,  10, 15,  dan  20  %  sebagai  substitusi  sebagian   ransum     puyuh     komersil. Parameter yang  diamati  adalah  organoleptik  dan  kandungan  nutrisi telur puyuh.     Data   yang  diperoleh  dianalisis  dengan  sidik  ragam  (Steel  and Torrie,1991).   Hasil penelitian mempelihatkan penggunaan  tepung ampas tahu sampai level 20 % tidak nyata  (P&gt;0,05)  mempengaruhi opganoleptik warna albumen, aroma dan  penampilan telur puyuh,    namun sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123980</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 09:48:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 09:48:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>