<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123967">
 <titleInfo>
  <title>VALUASI KONFLIK GAJAH SUMATERA DENGAN MANUSIA DI GAMPONG ALUR GADING KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFRIDA SINTAMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Afrida Sintami. (2024). Valuasi konflik Gajah Sumatera dengan Manusia di Gampong Alur Gading Kabupaten Bener Meriah. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Abdullah., M.Si., dan Dra. Asiah MD., M.P. &#13;
 &#13;
Meningkatnya populasi manusia berdampak pada meluasnya pembangunan di berbagai sektor. Akibatnya konflik Gajah Sumatera dan manusia sering terjadi dan menyebabkan kerusakan pada komoditas perkebunan dan bangunan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui jenis kerusakan dan menghitung besar valuasi kerusakan akibat konflik Gajah Sumatera dengan Manusia. Pengumpulan data dilakukan bulan Juli 2023. Pendekatan penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian berjumlah 37 responden. Data dikumpulkan berdasarkan observasi langsung dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dan dihitung menggunakan rumus kerusakan perkebunan dan kerusakan bangunan. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dua jenis kerusakan yaitu kerusakan komoditas Perkebunan dan kerusakan bangunan. Jenis tanaman yang rusak yaitu pinang, pisang, durian, tebu, jagung, kelapa sawit dan kopi dan kerusakan bangunan yaitu rusaknya 4 rumah kebun. Luas lahan yang mengalami kerusakan seluas 10,96 ha. Besar valuasi kerusakan komoditas perkebunan sebesar 158.438.000 dan bangunan sebesar 6.000.000. Kesimpulan penelitian yaitu Jenis kerusakan akibat konflik antara Gajah Sumatera dengan Manusia yaitu kerusakan pada komoditas perkebunan dan bangunan. Jenis komoditas perkebunan dirusak dan dimakan paling banyak dari famili Arecaceae (pinang dan sawit), kemudian dari famili Musaceae (pisang), famili Poaceae (jagung dan tebu), famili Malvaceae (durian), dan komoditas dirusak dari famili Rubiaceae (kopi). Sedangkan kerusakan pada bangunan berupa rusaknya 4 rumah kebun. Besar valuasi (penilaian) akibat konflik pada komoditas perkebunan sebesar Rp158.438.000 dan kerusakan pada rumah kebun yaitu sebesar Rp6.000.000.&#13;
Kata kunci: Gajah Sumatera, Valuasi, Gampong Alur Gading&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-30 12:57:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-01 09:11:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>