<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123936">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PERILAKU JAJAN ANAK USIA SEKOLAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT FARAH SAVIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebutuhan nutrisi yang tinggi pada anak usia sekolah seiring dengan aktivitasnya yang tinggi membuat anak mengkonsumsi makanan bergizi lebih banyak dan tak jarang pula anak lebih memilih mengkonsumsi jajanan untuk mengembalikan energinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku jajan anak usia sekolah di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia sekolah di MIN 5 dan SD Negeri 16 Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dan pengambilan sampel untuk masing-masing kelas menggunakan teknik undian dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden. Alat ukur kuesioner perilaku anak pada jajanan berisi 20 pertanyaan dengan cara wawancara terpimpin Hasil penelitian menunjukkan gambaran perilaku jajan anak usia sekolah di Kota Banda Aceh terdapat 57 anak (64%) memiliki perilaku beresiko tidak sehat 32 anak (36%) memiliki perilaku tidak beresiko. Bahwa sebagian besar anak usia sekolah antara lain minuman bewarna, makanan mengandung penyedap yang dapat menyebabkan sakit diare. Diharapkan kepada pihak sekolah agar dapat meningkatkan pemahaman anak sekolah terkait pentingnya jajanan sehat baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah, dapat dilakukan dengan cara pihak sekolah dapat menerapkan kantin sehat dan melarang siswa untuk jajan di luar lingkungan sekolah dan memberikan edukasi kepada orang tua tentang jajanan sehat maupun tidak sehat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123936</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-27 12:33:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-27 14:37:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>