<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123919">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK GAGANG CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP VEKTOR AEDES SP DAN CULEX SP.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmaidil Amin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nyamuk merupakan satu diantara jenis serangga yang dikenal memiliki peran sebagai vektor panyakit. Beberapa penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan filariasis yang ditularkan oleh nyamuk Aedes sp dan Culex sp telah menyebar ke seluruh wilayah nasional. Penggunaan insektisida kimia dalam pengendalian vektor dapat menyebabkan kontaminasi residu terhadap lingkungan dan terjadinya resistensi dari berbagai macam spesies nyamuk yang menjadi vektor penyakit. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya alternatif lain yaitu insektisida alami yang efektif dan aman untuk kesehatan manusia, hewan maupun lingkungannya. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui senyawa yang terdapat pada ekstrak gagang cengkeh (Syzygium aromaticum), untuk mengetahui konsentrasi optimum ekstrak gagang cengkeh sebagai larvasida terhadap mortalitas larva Aedes sp dan Culex sp serta untuk mengetahui konsentrasi optimum ekstrak gagang cengkeh sebagai adultisida terhadap mortalitas nyamuk Aedes sp dan Culex sp pada stadium dewasa.&#13;
 Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing terdiri atas 6 perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi ekstrak yang digunakan pada uji larvasida adalah 0,4%, 0,6%, 0,8% dan 1%, sedangkan pada uji adultisida menggunakan metode CDC Bottle BioAssay Test dengan konsentrasi 4%, 6%, 8% dan 10%. Analisis senyawa fitokimia dilakukan menggunakn uji kualitatif yang dilanjutkan dengan analisis senyawa aktif menggunakan metode Gas Chromatography Mass Spetrometry (GC-MS).&#13;
Hasil uji fitokimia ekstrak gagang cengkeh mengandung golongan senyawa steroid ,terpenoid, saponin, flavonoid, fenolik dan tanin, sedangkan hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa ekstrak etanol gagang cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung 2 senyawa bioaktif yang dominan yaitu eugenol sebanyak 84,83% dan caryophyllene sebanyak 7%. Hasil uji larvasida ekstrak gagang cengkeh efektif digunakan sebagai larvasida terhadap larva Aedes sp dengan nilai LC99 sebesar 1,045% dan pada Culex sp dengan nilai LC99 sebesar  1,372% serta memiliki potensi sebagai adultisida terhadap nyamuk Aedes sp dan Culex sp stadium dewasa dengan nilai LC99 sebanyak 8,948% dan 4,146%. Ekstrak gagang cengkeh dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti insektisida kimia dalam pengendalian populasi nyamuk</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123919</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-26 22:48:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-27 09:36:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>