<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123913">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN AKTIVITAS SUN PROTECTION FACTOR (SPF) PADA SEDIAAN KRIM DAN GEL DARI ESKTRAK ETANOL KULIT NANAS (ANANAS COMOSUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Luthfia Hani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kulit nanas (Ananas comosus) merupakan tumbuhan yang memiliki aktivitas fotoprotektif karena mengandung senyawa flavonoid. Flavonoid memiliki ikatan terkonjugasi yang dapat beresonansi ketika terkena sinar ultraviolet (UV). Tujuan dari penelitian ini adalah memformulasikan ekstrak etanol kulit nanas dalam sediaan krim dan gel serta membandingkan aktivitas SPF diantara keduanya dan mengetahui sediaan manakah yang lebih disukai. Pengujian nilai SPF menggunakan metode In Vitro. Uji fitokimia menyatakan ekstrak etanol kulit nanas memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin serta saponin dan didapati aktivitas SPF sebesar 38 yang merupakan kategori ultra. Karakterisasi dari ekstrak etanol kulit nanas yang dilakukan meliputi kadar air, kadar abu total, kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol yang masing-masing didapati sebesar 8,3%, 5,51%, 50,5% dan 68,73%. Sediaan krim dan gel yang dihasilkan berwarna coklat susu dan coklat gelap dengan bentuk semi padat serta beraroma khas nanas. Hasil evaluasi pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas, iritasi dan stabilitas telah memenuhi standar mutu sediaan yang baik untuk kedua sediaan. Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahwa dari parameter bentuk sediaan gel merupakan sediaan yang paling disukai namun aroma yang dihasilkan kurang disukai oleh responden. Hasil pengujian nilai SPF pada sediaan krim dan gel ekstrak etanol kulit nanas masing-masing sebesar 11,7 dan 12,2 yang merupakan kategori proteksi maksimal. Bedasarkan hasil evaluasi dan uji aktivitas fotoprotektif yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sediaan gel ekstrak etanol kulit nanas lebih baik dibandingkan krim.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123913</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-26 16:46:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-26 17:12:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>