<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123907">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN SENSOR MERKURI (HG) DENGAN  METODE VOLTAMETRI BERBASIS ELEKTRODA KARBON LIMBAH BAN BEKAS (LBB) YANG DIMODIFIKASI DENGAN ETHYLENE DIAMINE TETRAACETIC ACID (EDTA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sukoma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kimia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengembangan sensor elektroda karbon dari Limbah Ban Bekas (LBB) melalui proses pirolisis yang dimodifikasi dengan Ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA). Senyawa EDTA berperan dalam kompleksisasi logam karena responnya yang baik terhadap logam merkuri. Elektroda karbon yang dimodifikasi dengan EDTA digunakan untuk penentuan ion merkuri menggunakan metode Cyclic Voltammetry (CV) dan dikarakterisasi dengan Fourier Transform Infrared (FT-IR) dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil karakterisasi menggunakan FTIR terdapat bilangan gelombang 3.755,40 cm-1 gugus O-H, bilangan gelombang 2.916,37 cm-1 regangan ikatan C-H, bilangan gelombang 1.465,90 cm-1 vibrasi C-C cincin aromatik, bilangan gelombang 1.708,93 cm-1 adanya C=O, bilangan gelombang 1.371,39 cm-1 ikatan C-O dan bilangan gelombang 1.579,0 cm-1 ikatan C=C aromatik dan bilangan gelombang 1.217,08 cm-1 menunjukkan C-N yang menandakan adanya EDTA. Hasil topografi SEM pada permukaan elektroda   memeperlihatkan perbedaan antara elektroda LBB dengan elektroda LLB yang dimodifikasi EDTA. Larutan KCl 0,1 M sebagai larutan elektrolit pendukung menggunakan parameter optimal, grafik kalibrasi berbentuk linier dengan nilai R2 0,9961 dan  nilai LoD dan LoQ 0,03 ppm dan 0,08 ppm, koefisien korelasi &lt; 2%, Recovery % masih dalam rentang kesalahan yang diizinkan. Pengukuran Hg dalam sampel air menggunakan air dari Kabupaten Aceh Barat Sungai Kajeng, Tungkop, dan Tutut Provinsi Aceh. Konsentrasi Hg yang diperoleh dari air sungai tersebut dengan metode voltametri dan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) berada di ambang batas yang telah ditentukan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PPRI) No. 22 Tahun 2021.  Hasil uji-t dari kedua metode pengukuran Hg tersebut pada tingkat signifikansi (α) 5% diperoleh t hitung &lt; ttabel (0,083 &lt; 2,571). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode voltametri dan AAS untuk pengukuran konsentrasi Hg dalam air.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123907</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-26 16:04:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-26 16:18:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>