BENTUK PENYAJIAN DAN MAKNA GERAK TARI SITI PAYONG DI KUALA SIMPANG, KABUPATEN ACEH TAMIANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BENTUK PENYAJIAN DAN MAKNA GERAK TARI SITI PAYONG DI KUALA SIMPANG, KABUPATEN ACEH TAMIANG


Pengarang

Rahayu - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006102030002

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: Bentuk penyajian, makna, tari Siti Payong
Penelitian ini berjudul “Bentuk Penyajian dan Makna Gerak Tari Siti Payong di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang”. Mengangkat masalah tentang bagaimana bentuk penyajian tari Siti Payong dan apa saja makna yang terkandung dalam gerak tari Siti Payong di Sanggar Dewan Kesenian Aceh Tamiang (DKAT) dan Sanggar Permata Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Siti Payong dan makna gerak tari Siti Payong di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Sumber data dan lokasi dalam penelitian ini adalah Tokoh seni tari Siti Payong (Syafina Arham dan Syarifuddin). Penari sekaligus pelatih tari di Sanggar Dewan Kesenian Aceh Tamiang (DKAT) (Icut, Nora) dan penari Sanggar Permata (Taranti, Richa) Aceh Tamiang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengunpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tari Siti Payong merupakan hasil dari penciptaan yang belum diketahui siapa penciptanya namun dikembangkan oleh Syafina Arham pada tahun 2002, tari Siti Payong ditarikan oleh 10-12 orang wanita (jumlah penari bisa berkurang namun harus dengan jumlah genap), yang dilengkapi dengan properti payung, tarian ini memiliki 13 ragam gerak dan setiap gerakan memiliki makna. Tari Siti Payong diiringi dengan alat musik seperti Biola, Accordion, dan Gendang melayu dan iringan musik tari Siti Payong ini bertempo sedang dan cepat. Secara keseluruhan makna dari gerak tari Siti Payong lebih cenderung menceritakan bagaimana karakter/kepribadian anak dara Tamiang yang memiliki budi pekerti yang baik yang bisa menjadi contoh bagi masyarakatnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK