<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123882">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB CONTRACT CHANGE ORDER (CCO) PADA PROYEK JALAN DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tita Rachmanieta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan tidak luput dari berbagai macam masalah, salah satu diantaranya ialah terjadinya perubahan kontrak kerja (Contract Change Order). Penyebab terjadinya change order timbul dari berbagai macam faktor, seperti faktor pihak kontraktor, faktor pihak konsultan, faktor pihak owner, dan faktor pihak luar. Perubahan yang terjadi dapat mempengaruhi kualitas proyek dan dapat menyebabkan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui penyebab terjadinya CCO serta mengetahui penyebab paling dominan yang muncul pada proyek jalan di Aceh untuk tahun periode tahun 2021 sampai dengan 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi. Dokumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumen justifikasi teknis yang berjumlah sebanyak delapan buah dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman (1992) dan digambarkan menggunakan diagram fishbone. Berdasarkan hasil penelitian dari delapan dokumen yang dianalisis ditemukan 18 sub faktor penyebab CCO dari empat faktor utama yang ditinjau. Faktor dominan yang terjadi pada proyek jalan di Aceh yang ditemukan adalah perubahan volume pekerjaan setelah dilakukan peninjauan ulang berdasarkan pengaruh konsultan, perubahan item pekerjaan berdasarkan pengaruh owner, pengendalian material yang kurang baik berdasarkan pengaruh kontraktor, serta kondisi tanah yang berbeda dan bermasalah berdasarkan pengaruh lainnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123882</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-25 19:45:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-26 09:13:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>