<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123824">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGERINGAN IRISAN UBI JALAR (IPOMEA BATATAS L) DENGAN RENGGUNAKAN PENGERING SURYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Sumarni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ubi jalar (Ipomea Batatas L.) merapakan komoditas tanaman pangan sumber kalbohidrat selain beras belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam upaya peningkatan  nilai  tambah  komoditas  pertanian  dan  juga  memperpanjang  umur simpan  produk,  pengolahan  ubi  jalar  menjadi  tepung  dapat  dijadikan  salah  satu &#13;
alternatif pilihan utama karena dibandingkan dengan produk setengah jadi  lainnya, produk   dalam   bentuk   tepung    lebih   tahan   lama   untuk   disimpan.   Teknologi pengeringan mempahan metode alternatif yang sangat menjanjikan  dalam menjaga ketahanan beberapa komoditas pertanian. Pengeringan tradisional sangat dipengaruh oleh  frekuensi   curah  hujan  dan  intensitas  sinar  matahari.  Salah  satu  upaya  untuk mengatasi   kendala   tingginya   curah   hujan    dan   sekaligus   meningkatkan   mutu komoditas  yang  dikeringkan,  make  alat  pengering  surya  adalah  sebagai   alternatif karena  secara  teknis  pengering  surya  dapat  mempersingkat  masa  pengeringan, kebersihan dan mutu  produk lebih teriamin. &#13;
          Tujuan    dari    penelitian    ini    adalah    untuk    mengetahui    karakteristik pengeringan irisan ubi jalar dengan menggunakan pengering  surya terhadap mutu tepung   ubi  jalar.   Penelitian   ini   dilaksanakan   menggunakan   metode   observasi (pengamatan)   dengan   parameter   yang   diamati   adalah   distribusi   temperatur,&#13;
kelembaban relatif, rendemen, kadar air, laju pengeringan, iradiasi surya, kecepatan udara dan kadar pati tepung ubi jalar.&#13;
          Hasil  penelitian menunjukkan  lama pengeringan irisan ubi jalar adalah tiga hari  memiliki persentase rendemen   irisan ubi jalar kering adalah  sebesar 34,04 % dengan  kadar  air  awal  69,8  %,  kadar  air  akhir  6,I  %  dengan  laju   pengeringan terendah  teriadi  pada  hari  ke  tiga  yaitu  dibawah  0,005  KgH20/menit.  Distribusi temperatur rata-rata  selama 3 hari pengeringan berkisar 30-34°C dengan RH rata-rata pada ventilasi A-B dan lingkungan adalah sebesar 56 -  74 % dan 70 - 73 %, dengan kecepatan udara rata-rata lingkungan yaitu I,19 - I,57 m/s, kecepatan udara rata-rata yang diperoleh dalam ruang pengering yaitu 0,38 - 0,46 m/s.Iradiasi surya rata-rata tertinggi adalah 225 w/m2 dan terendah 160,6 W/m2. Kadar pati pada ubi jalar adalah sebesar 58,1  %.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SWEET POTATOES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRYING PROCESSES</topic>
 </subject>
 <classification>660.284 26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123824</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-24 11:30:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-14 15:36:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>